Logo Header Antaranews Makassar

PM Malaysia Disambut Tarian Gandrang Bulo

Jumat, 15 Mei 2009 02:12 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Perdana Menteri Malaysia, Tun Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak beserta rombongan yang diagendakan tiba di Makassar pada Jumat 15/5)siang ini akan disambut tarian khas budaya Sulawesi Selatan gandrang bulo.

"Kedatangan PM. Malaysia dijemput dengan tarian gandrang bulo ," kata Kabag Protokol Pemprov Sulsel, Hasan Basri saat di Makassar.

Diagendakan kedatangan PM. Malaysia disambut Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Kabupaten Gowa, Ichsan YL di gedung Galaktika Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin, Makassar pada pukul 14.40 wita.

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Jufri Rahman, kedatangan PM. Malaysia ini dalam rangka ziarah ke makam Sultan Hasanuddin, sekaligus silaturahmi dengan keluarga kerajaan Gowa pasca pelantikan Najib sebagai perdana menteri.

Dubes Indonesia Untuk Malaysia juga dijadwalkan akan tiba pagi ini di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 08.00 wita, guna mempersiapkan kedatangan PM Malaysia yang diagendakan langsung menuju ke Kabupaten Gowa, Sulsel setibanya di Makassar.

Pemkab Gowa sendiri sudah menyiapkan penyambutan istimewa yang renananya akan mengarak PM Malaysia dan rombongan dengan pasukan berkuda. Bupati Gowa dan Pemangku Adat ri Gowa akan turut serta menyambut kedatangan Najib dan keluarga kerajaan Malaysia.

Mohammad Najib Tun Abdul Razak rencananya diterima secara adat Kerajaan Gowa oleh 30 orang pasukan berkuda serta 30 orang paganrang bulo (penari gendang) yang dikawal menuju Makam Sultan Hasanuddin.

"Perdana Menteri Malaysia yang mendapat julukan I Mappadulung Daeng Mattimung Karaeng Sanrobone ini diterima dengan adat Kerajaan Gowa di perbatasan Sungguminasa-Makassar," ujar Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa selaku penanggungjawab acara, HM Yusuf Sommeng, di Gowa, Kamis.

PM Malaysia juga dijemput oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo, Muspida, keluarga Kerajaan Gowa serta undangan lainnya dengan memakai pakaian adat kerajaan.

Selain mengunjungi Makam Sultan Hasanuddin yang diterima dengan prajurit kerajaan, tokoh masyarakat dengan menggunakan payung putih (lallung), PM Malaysia ini juga dijadwalkan akan melakukan penanaman pohon di Rumah Jabatan Bupati Gowa serta peresmian Jalan Tun Abdul Razak yang sebelumnya Jalan Aroepala atau jalan lingkar Hertasning Baru.

"Pengabadian nama ayah Perdana Menteri keenam Malaysia ini sebagai bentuk jalinan hubungan kekerabatan dan ikatan emosional. Apalagi, Najid adalah keturunan Raja Gowa ke-19, I Mappadulung Daeng Mattimung Karaeng Sanrobone Sultan Abdul Djalil Tumenanga ri Lakiung," katanya.

Ikatan emosional inilah yang mempererat hubungan Dato' Sri dengan masyarakat Bugis-Makassar, yaitu adanya silsilah keturunan Dato'Sri dengan Raja Gowa XIX.
(T.PK-HK/S016)