Logo Header Antaranews Makassar

Rektor Unhas : RS Kanker Unhas Hadir karena Banyaknya Kasus

Sabtu, 7 April 2012 18:17 WIB
Image Print
Prof Dr dr Idrus Paturusi (Ist)

Makassar (ANTARA News) - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr dr Idrus Paturussi menyatakan, kehadiran RS Pusat Kanker Unhas karena besarnya jumlah kasus kanker di Sulawesi Selatan khususnya Makassar.

"Di Indonesia ini rumah sakit khusus yang menangani penyakit kanker dan trauma hanya ada di Jakarta, sehingga kami berharap ada rumah sakit yang sama bisa hadir di Makassar," ujarnya dalam sambutan yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan, rumah sakit yang baru diresmikan ini nantinya akan menjadi rujukan dari sejumlah rs daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI,) sehingga pasien yang mempunyai ekonomi menengah ke atas tidak perlu lagi ke Jakarta.

Karena, RS Pusat Kanker dan Trauma Unhas mempunyai semua peralatan medis yang sama dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, bahkan beberapa peralatan didatangkan dari Eropa.

Salah satu alat canggih yang dimiliki RS Kanker Unhas yakni CT-Scan 128 Slices, Dual Sources yang dibuat di Jerman dan hanya ada dua unit di Indonesia yakni di RSCM dan RS Pusat Kanker Unhas.

Ia mengungkapkan, kehebatan alat scan penyakit ini karena hanya membutuhkan waktu 10 detik untuk menghasilkan 128 gambar dengan memeriksa seluruh organ tubuh.

Beberapa peralatan lainnya yang dimiliki yakni, Fluoroscopy Digital yang mampu melihat berbagai struktur dalam tubuh secara "real time" serta memberi informasi terperinci mengenai fungsi dan struktur organ dalam tubuh.

Juga masih ada alat Robotic Guided Biopsy yang berfungsi mengurangi risiko kesalahan manusia yang sering terjadi dalam mendeteksi tumor dan prosedur biopsi.

Selain itu, juga ada alat C-Arm yang berfungsi sebagai alat terapeutik, pencitraan neurologis, endovaskuler dan ortopedi di ruang operasi.

Meningkatkan akurasi dan mengurangi ketidaknyamanan pasien selama prosedur bedah atau yang bukan bedah serta membantu meminimalkan tindakan invasif.

"Semoga RS Unhas ini mampu memenuhi kekurangan rumah sakit di Makassar karena jumlah penduduk yang semakin pesat dan tidak diimbangi dengan sejumlah sarana seperti rumah sakit. Selain itu harga yang ditetapkan juga jauh lebih terjangkau," katanya. (T.KR-MH/S016)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026