Tim medis Unhas operasi di KRI Soeharso

id tim medis unhas,Prof. Dr. dr Idrus Paturusi, SpBO ,Kapal Rumah Sakit,KRI dr. Soeharso-990,gempa lombok

Tim medis Universitas Hasanuddin sebelum bertolak NTB untuk membantu penanganan para korban gempa bumi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (FOTO/HO/Unhas)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Tim medis dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dipimpin Prof. Dr. dr Idrus Paturusi, SpBO melakukan operasi terhadap sejumlah pasien korban gempa bumi di Lombok di atas Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 pada Rabu..

Kepala Unit Humas dan Protokoler Universitas Hasanuddin Ishaq Rahman dalam laporannya dari Mataram, Rabu, mengatakan tim medis Unhas membentuk dua kelompok tim, masing-masing bertugas di RSUD Mataram dan di KRI Rumah Sakit dr Soeharso-990.

" Prof Idrus bersama empat orang dokter, berada di Lombok Utara untuk menangani operasi terhadap korban gempa yang mengalami patah tulang. Operasi dilakukan di atas Kapal Rumah Sakit milik TNI AL yang baru datang dari Surabaya," katanya.

Ia menjelaskan, Prof Idrus dijemput langsung oleh Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS, dan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Mayjen TNI dr. Bambang Dwi Hasto, SpB, FINACS, MSi.

"KRI Soeharso-990 ini memiliki fasilitas operasi yang memadai. ?Puluhan pasien dikirim ke RS KRI Soeroso untuk dioperasi," jelasnya.

Ditargetkan, sebanyak 10 pasien akan ditangani oleh Tim Medis Unhas di atas KRI Soeharso-990 tersebut.

Adapun pada hari sebelumnya, tim medis Unhas telah berhasil melaukan operasi sebanyak 46 pasien.

Semula ditargetkanuntuk menangani 60 pasien per hari, namun karena malam sebelumnya terjadi gempa tektonik dengan kekuatan 5.5 SR, maka pasien-pasien yang sudah disiapkan untuk operasi kemarin pagi pada dibawa pergi oleh keluarganya.

Akibatnya, rencana operasi kemarin pagi yang dijadwalkan jam 08.00, mundur menjadi jam 10.30 waktu setempat.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar