
Pelni Belum Tentukan Kapal Sebagai Hotel Terapung

Ambon (ANTARA News) - PT Pelni hingga kini belum menentukan nama kapal putih yang akan dijadikan sebagai hotel terapung untuk menampung peserta MTQ tingkat nasional yang akan berlangsung di kota Ambon Juni 2012.
"Kami belum mendapat kepastian nama - nama kapal yang akan dijadikan sebagai hotel terapung di Ambon," kata General Manager PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Ambon, Didik Dwi Prasetio di Ambon, Selasa.
Artinya, berapa kapal atau kapal apa yang akan digunakan sebagai hotel terapung selama pelaksanaan MTQ dari 9-20 Juni 2012 belum tahu. Tetapi yang pasti PT Pelni tetap mendukung acara nasional tersebut.
Ia menjelaskan, permintaan Pemda Maluku untuk menyediakan kapal Pelni sebagai hotel terapung melalui Menteri BUMN tembusannya ke Departemen Perhubungan termasuk ke Direktur Pelni.
"Pelni Cabang Ambon belum menerima nama kapal, hanya sepengetahuan kami ada dua kapal yang cocok untuk dijadikan hotel terapung yakni KM Ngapulu dan KM Lambelu, karena KM Lambelu sudah pernah digunakan untuk mendukung Sea Games di Palembang beberapa waktu lalu sebagai hotel terapung," ujarnya.
Memang kapalnya bersih, lanjutnya, kemudian AC-nya juga baik, pelayanan navigasinya juga mendukung. Selain itu juga untuk kelas ekonomi bisa mencapai 1.000 orang, kecuali kelas 1,2,3 memang terbatas.
Ia menambahkan, hingga kini pihaknya juga belum memiliki data jumlah peserta yang akan menempati hotel terapung, padahal pihaknya sangat membutuhkan data itu untuk persiapan. (T.KR-IVA/S004)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
