Logo Header Antaranews Makassar

Jalan "Bawah Tanah" MTC Makassar Diprotes

Senin, 7 Mei 2012 22:10 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik berunjukrasa memprotes pemilik mal Makassar Trande Center (MTC) Bang Hasan terkait pembangunan jalan bawah tanah (Underground).

"Jalan itu kan jalanan umum dan semua pengguna jalan berhak memakai akses jalan tersebut, tetapi kenapa ditutup oleh MTC ini ada apa sebenarnya," kata koordinator aksi Endang di Kantor DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.

Menurutnya, pembangunan tersebut melanggar hak pengguna jalan serta menimbulkan kemacetan karena arus yang menuju pasar Makassar Mal jalan Cokroaminoto ditutup sebelah kiri sementara sebelah kanan menghubungkan jalan Bulusaraung tetap dibuka.

Penutupan separuh badan jalan yang dilakukan pihak MTC melalui Bang Hasan sebagai pemilik MTC dan Karebosi Link , kata dia, adalah kepentingan pribadi untuk bisnis dan bukan semata-mata kepentingan umum.

"Ini jelas merugikan penguna jalan, dan menjadi keresahan, sudah membangun lahan bisnis di atas jalan raya Cokroaminoto kini membuat jalan lagi di bawah tanah untuk akses ke hotel Kadotel yang sementara ini dia (Bang Hasan) bangun di jalan yang sama," ungkapnya.

Ia meminta agar DPRD Makassar segera memanggil pihak MTC dengan adanya proyek Underground yang secara sengaja merugikan masyarakat.

"Proyek underground itu sudah sewenang-wenang kepada panguna jalan. Dan kami menuntut DPRD Makassar segera memangil pihak terkait, termasuk mengklarifikasi ada apa dibalik proyek tersebut," paparnya.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Yusuf Gunco saat menerima aspirasi mengatakan, proyek yang dibangun MTC segera dipelajari dan ditidaklanjuti. Untuk itu pihaknya segera merapatkan hal ini kemudian dilakukan pemanggilan serta Dinas terkait untuk menjelaskan.

"Aspirasi teman-teman mahasiswa sudah kami dengar dan kami segera dilakukan tindakan dengan menindaklanjuti persoalan ini memanggil Dinas Perizinan dan Prasarana Umum kenapa bisa ditutup. Ini merugikan penguna jalan," ucapnya.

Secara terpisah manajemen MTC saat ditanyai mengelak dan enggan memberikan jawaban menyangkut pembuatan jalur bawah tanah yang menghubungkan MTC, ke Hotel Kadotel dan Karebosi Link. (T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026