Logo Header Antaranews Makassar

Delegasi Indonesia Hadiri Tong-Tong Fair di Belanda

Kamis, 21 Mei 2009 13:00 WIB
Image Print

Den Haag, Belanda (ANTARA Sulsel) - Sekitar 250 delegasi Indonesia, baik yang terdiri atas pejabat, kalangan pengusaha (swasta) dan tim kesenian, turut menghadiri kegiatan Tong-Tong Fair 2009 yang secara resmi digelar mulai 21 Mei hingga 1 Juni 2009.

Kegiatan Tong-Tong Fair 2009 yang memasuki usia 51 tahun ini, rencananya secara resmi akan dibuka oleh Ratu Kerajaan Belanda, Beatrix sekitar pukul 16.30 waktu Belanda di Lapangan Maliveld, Den Haag.

Pasar Tong Tong ini, merupakan program kerja KBRI Den Haag dan Pemerintah Pusat/Daerah untuk mendongkrak peningkatan kerjasama bilateral Indonesia dan Belanda di bidang investasi, perdagangan dan sosial budaya.

Kegiatan tersebut merupakan pameran terbesar di Belanda dan Euroasia. Dalam pameran ini, menampilkan sejumlah produk-produk Indonesia serta berbagai jenis kebudayaan dan kesenian yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah pengusaha Indonesia dari kalangan industri kecil dan menengah, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Tong Tong Fair 2009, telah berdatangan sejak Selasa (20 Mei).

Kegiatan terbesar yang setiap tahun di gelar di negeri kincir angin ini, dimanfaatkan pula untuk kegiatan promosi Trade, Tourism and Investment (TTI) Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Penerangan dan Kebudayaan, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Firdaus Dahlan di Belanda, Kamis, kegiatan promosi ini, akan dipimpin langsung Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Muhammad Luthfi.

Kegiatan tersebut meliputi Investment Bussiness Meeting 26 Mei 2009, yang akan memberikan kesempatan kepada CEO di Belanda untuk membahas mengenai potensi investasi di Indonesia, termasuk menyelanggarakan "Indonesia Gala Dinner" guna mempromosikan kekayaan seni dan budaya Indonesia kepada kalangan bisnis.

Kegiatan promosi wisata ini sendiri lanjutnya, dilakukan di stand Departemen Kebudayaan dan Pariwisata di Tong-Tong Fair 2009. "KBRI pun turut berperan dalam kegiatan besar ini, seperti melakukan Tourism Business Dialogue, yang memberikan kesempatan kepada sejumlah industri wisata di Belanda untuk bertemu dan berdialog dengan pejabat Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia," kata Firdaus.
(T.K-RS/F003)