
Pemkab Mamuju bakal mengangkat 2.000 PPPK

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) akan mengangkat sebanyak 2.000 orang pegawai dengan status Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Pemkab Mamuju menargetkan akan mengangkat sebanyak 2.000 PPPK tahun ini, sesuai kuota pemerintah," kata Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, saat ini pemerintah di Mamuju telah mengangkat sebanyak 600 orang PPPK untuk tenaga guru berdasarkan surat keputusan (SK) pemerintah.
"Target pemerintah mengangkat 2.000 PPPK tahun ini, dan telah diangkat sebanyak 600 orang, untuk mengatasi kekurangan aparatur sipil negara (ASN) di Mamuju," katanya.
Ia mengaku, berbahagia atas pengangkatan PPP sebagai abdi negara para abdi negara yang dominan diangkat dari tenaga kontrak yang telah cukup lama mengabdikan diri sebagai guru kontrak di berbagai sekolah di Mamuju.
Ia berharap, PPPK tenaga guru yang diangkat di Mamuju dapat memberikan pengabdian dengan setulus hati dan tidak berniat untuk berpindah tugas ke tempat yang lebih baik.
"Masa tugas pengabdian PPPK tenaga guru selama lima tahun, mewajibkan melaksanakan tugas sesuai dengan SK penempatan daerahnya masing-masing," katanya.
Bupati mengatakan, pemerintah Mamuju telah mengalokasikan anggaran dari APBD untuk membiayai pengangkatan PPPK dengan nilai yang cukup besar sehingga diharapkan PPPK berperan meningkatkan pembangunan Mamuju.
Ia mengatakan, pemerintah di Mamuju akan berupaya meningkatkan kesejahteraan PPPK tenaga guru yang bertugas di pelosok desa di Mamuju.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
