
WARGA BIMA DI MAKASSAR DUKUNG FKN 2008

Makassar, 14/11 (ANTARA) - Sedikitnya 100 mahasiswa dan warga asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berada di Makassar turut mendukung kontingen Kesultanan Bima yang ikut ambil bagian pada Festival Kraton Nusantara (FKN) VI yang digelar 14-17 November di Sunggiminasa, Kabupaten Gowa.
Mahasiswa dan warga Bima di Makassar turut mendukung barisan kontingen Kesultanan Bima dalam FKN yang dipusatkan Kraton Ballalompoa Gowa, kata M. Dahlan Abubakar, pembina kerukunan Bima di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan, kontingen Kesultanan Bima beranggotakan 112 orang tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Kamis (13/11), menumpang kapal cepat NTB Express.
Sementara 100 orang mahasiswa dan warga Bima di Makassar akan bergabung untuk mengikuti berbagai kegiatan yang digelar selama berlangsungnya festival, kata Dahlan yang juga Kabiro Humas Universitas Hasanuddin Makassar.
Delapan kegiatan akan diikuti kontingen Kesultanan Bima, antara lain atraksi tentara berkuda, parade panglima perang, komandan kalilah, permainan rakyat Asoka (ciri khas Bima), parade pakaian adat "pesangi" serta mengikuti festival kuliner.
Pada saat upacara pembukaan di lapangan Syech Yusuf Sungguminasa Gowa, kontingen Bima tampil dengan pakaian adat kerajaan serta mengikuti kirab agung dari lapangan upacara menuju Kraton Ballalompoa Sungguminasa.
Kontingen Kesultanan Bima dipimpin H. Nurdin dan disambut Ketua Kerukunan Bima di Makassar Ibrachim Ahmad dan pembina H. Dahlan Abubakar.
Sementara Humas Panitia FKN VI 2008, Ian Latanro, mengatakan, sebanyak 43 Raja dan Sultan dari seluruh Indonesia akan hadir pada kegiatan festival tersebut.
Festival yang dibuka pada 15 November 2008 akan diawali resepsi jamuan makan seluruh peserta bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Ketua DPRD Sulsel M Roem dan muspida setempat.
***2***
(T.S016/C/R014/R014) 14-11-2008 09:01:08
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
