Logo Header Antaranews Makassar

Kerugian Banjir Luwu Capai Rp10 Miliar

Senin, 28 Mei 2012 14:49 WIB
Image Print

Belopa, Sulsel (ANTARA News) - Jumlah kerugian akibat banjir bandang melanda empat kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pekan lalu yang merusak puluhan rumah, kantor, gedung sekolah, kebun, sawah dan tambak diperkirakan mencapai Rp10 miliar.

Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Senin, mengatakan data jumlah kerugian akibat banjir tersebut untuk sementara tercatat Rp8 miliar, namun diperkirakan total kerugian bisa mencapai Rp10 miliar karena selain rumah warga, juga ratusan haktare sawah, kebun kakao, dan tambak rusak parah disapu banjir.

Menurut Mudzakkar, kerugian paling parah dialami kecamatan Suli yang diperkirakan mencapai Rp5 miliar lebih. Puluhan hektare kebun, tambak dan tanaman padi di sejumlah desa di kecamatan tersebut rusak akibat banjir yang datang secara tiba-tiba saat warga sedang tidur lelap.

Kecamatan Suli, diapit dua sungai yakni Sungai Suli yang berhulu di Desa Kaili dan Talobo' serta Sungai Cimpu yang berhulu di Latimojong meluap.

Kedua sungai tersebut meluap saat hujan lebat melanda wilayah itu, begitu pula dengan Sungai Larompong dan Sampano hingga Siwa, perbatasan Kabupaten Wajo, sehingga menggenangi belasan desa dan menghambat arus lalu lintas trans Sulawesi.

"Pemprov Sulsel mengirim bantuan berupa makanan siap saji dan selimut, dan telah tiba di posko penanggulangan bencana kantor Kecamatan Suli," ujar bupati.

Pemkab Luwu menyiapkan dapur umum di posko, sekaligus sebagai sekretariat untuk menampung bantuan dari berbagai organisasi, termasuk dari KNPI Luwu berupa mi instan dan air mineral. (T.S016//E005)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026