Logo Header Antaranews Makassar

DKP Majene : Sarana Tangkap Nelayan Minim

Jumat, 15 Juni 2012 23:46 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengakui bahwa sarana tangkap nelayan khusus untuk penangkapan ikan kualitas ekspor masih minim, sementara potensi ikan kualitas ekspor di perairan Majene cukup menjanjikan.

Kepala DKP Majene, Fadlil Rasyid, di Majene, Jumat, mengatakan daerah itu berpotensi melakukan ekspor beberapa jenis ikan ke manca negara yang banyak terdapat di perairan Majene, seperti ikan tuna, cakalang, ikan karang, kerapu, kakap, serta ikan jenis napoleon.

"Banyak pasar manca negara yang membuka peluang bagi kita dalam melakukan ekspor beberapa jenis ikan yang bernilai tinggi, karena tingginya permintaan pasar di negara yang dianggap meminati beberapa jenis ikan tersebut," jelasnya.

Dikatakan, beberapa negara yang hingga saat ini membuka peluang untuk memasok beberapa jenis ikan tersebut, seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, serta beberapa negara di belahan Eropa lainnya.

Menurut Fadlil, sarana tangkap sebagian besar nelayan di daerah itu masih menggunakan peralatan dan teknik tradisional seperti heand line (pancing ulur), sementara hal tersebut dinilai tidak cocok digunakan untuk menangkap ikan jenis ekspor, khususnya tuna. Cara itu dianggap tidak produktif dalam menangkap ikan.

Beberapa daerah justru melakukan cara yang lebih modern, seperti Maluku dan Ternate yang menggunakan cara "pole and line". Cara yang paling umum dilakukan adalah dengan "long line" atau teknik rawai.

"Cara tersebut sangat efektif sebab dapat menghasilkan ikan hingga ratusan sekali tangkap dan tidak perlu lagi merepotkan nelayan," tambahnya.

Fadlil berharap agar hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat agar mengalokasikan anggaran maupun peralatan yang dibutuhkan nelayan untuk menangkap ikan berkualitas ekspor sehingga akan memberikan keuntungan besar bagi nelayan.

"Bahkan perikanan kita akan lebih dikenal pada skala nasional maupun internasional jika dukungan tersebut mampu difasilitasi," katanya. (T.KR-AHN/A023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026