
Pemprov Sulsel latih tenaga vaksinator penyakit mulut dan kuku pada ternak

Makassar (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Sulawesi Selatan melatih tim vaksinator sebelum diberangkatkan ke sejumlah kabupaten dan kota di Sulsel untuk mengatasi penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak
Kepala DPKH Sulsel Nurlina Saking di Makassar, Rabu, mengatakan tim vaksinator akan berangkat ke beberapa daerah membawa vaksin yang dikirimkan Kementerian Pertanian.
"Proses pengiriman vaksin PMK ke Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja sebenarnya sudah siap dilakukan, namun karena petugasnya (vaksinator) dinilai perlu pelatihan, maka sekalian setelah pelatihan baru diberangkatkan bersama vaksinnya," kata dia.
Ia menjelaskan bantuan vaksin PMK dari Kementerian yang berjumlah 15 ribu dosis, akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota. Pihaknya juga bergerak cepat demi mencegah penyebaran wabah PMK yang semakin meluas.
"Kami sudah menerima vaksin dari Kementerian dan segera menyalurkan ke daerah terjangkit seperti Tana Toraja dan Toraja Utara bersama dengan tenaga vaksinator," ujarnya.
Selain upaya vaksinasi, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya sebagai pencegahan di antaranya memasifkan disinfeksi di lokasi-lokasi yang ditemukan ternak sakit.
Pemprov mengambil langkah "lock down" atau melarang masuk hewan ternak yang rentan PMK dari daerah lain ke Sulsel.
Termasuk pula memperketat lalu lintas hewan ternak antarkabupaten/kota. Khusus hewan dari dua daerah yang saat ini banyak temuan kasus yakni Toraja dan Toraja Utara maka dilakukan penutupan akses keluar-masuk.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
