
Sulbar Siapkan Diri Swasembada Daging

Mamuju (ANTARA News) - Populasi ternak sapi di Sulawesi Barat (Sulbar) hingga akhir Oktober 2012 telah mencapai 124.413 ekor dan perkembangan tersebut memungkinkan untuk mendukung swasembada daging di wilayah itu.
"Saat ini tingkat populasi ternak sapi di Sulbar terus tumbuh positif dengan tingkat produksi daging telah mencapai 1,361.421 Kilogram (Kg),"kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulbar, Muh.Abduh di Mamuju, Rabu.
Menurutnya, peningkatan populasi ternak sapi ini tentu akan berdampak positif pada peningkatan kebutuhan konsumsi daging di Sulbar.
Karena itu kata dia, dengan peningkatan populasi ternak sapi ini telah ikut menjamin kebutuhan daging lokal khusus dianggap sudah cukup aman.
"Jika selama ini Sulbar harus ketergantungkan pasokan daging sapi dari luar provinsi maka kami yakin dengan populasi yang ada sekarang ini akan mampu menyuplai kebutuhan daging lokal,"katanya.
Bahkan kata dia, kebanyakan ternak sapi Sulbar justeru dipasok ke provinsi lain seperti ke Kalimantan Timur maupun provinsi tetangga lainnya.
Pengembangan ternak sapi di Sulbar kata dia, akan terus ditingkatkan dengan cara memberlakukan pelarangan sapi betina untuk dipotong.
Abduh mengatakan, target populasi sapi di Sulbar diharapkan bisa mencapai 162.908 ekor hingga akhir tahun 2014.
"Produksi sapi di lima Kabupaten di Sulbar mencapai 124.413 ekor tahun 2012 dan ini akan terus digenjot dengan melaksanakan berbagai program peningkatan populasi sapi, yakni dengan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bibit sapi di berbagai kabupaten di Sulbar melalui APBD," katanya.
Karena itu kata dia, untuk pengembangan populasi sapi di Sulbar, pemerintah juga telah memprogramkan tidak melakukan pemotongan sapi betina yang dapat menurunkan tingkat produksi.
Abduh mengatakan, pemerintah sangat optimis peningkatan populasi sapi di Sulbar sangat berpotensi dilakukan karena di Sulbar didukung iklim tropis yang cocok pengembangan sapi.
Selain itu juga didukung pakan ternak yang melimpah merata di lima kabupaten di Sulbar, karena terdapat sekitar 623.082 hektare lahan kering yang cocok untuk pengembangan pakan ternak sapi. (.KR-ACO/M009)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
