Logo Header Antaranews Makassar

Inflasi Sulbar Diperkirakan Lima Persen 2013

Sabtu, 1 Desember 2012 17:44 WIB
Image Print
Mamuju (ANTARA News) - Bank Indonesia memperkirakan inflasi yang terjadi di Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2013 mendatang akan mencapai lima persen

"Inflasi di Sulbar diperkirakan akan mengalami peningkatan tahun 2013 menjadi 5 persen dibandingkan tahun 2012 ini," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah I (Sulawesi Maluku dan Papua), Mahmud, pada pertemuan tahunan perbankan Provinsi Sulbar di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan, laju inflasi Sulbar pada tahun 2013 diperkirakan relatif terkendali dengan besaran yang moderat.

"Tekanan inflasi diperkirakan akan terjadi baik dari sisi 'volatile food' maupun 'administered' sehubungan rencana penyesuaian tarif dasar listrik oleh pemerintah pada tahun 2013," katanya.

Menurut dia, tekanan inflasi yang perlu mendapatkan perhatian yaitu yang berasal dari kondisi internal daerah antara lain struktur pasar yang belum efisien.

Ia mengatakan, upaya untuk melakukan berbagai program aksi pengendalian harga khususnya barang kebutuhan pokok masyarakat kiranya menjadi prioritas Forum Koordinasi Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah di Sulbar tahun 2013.

Inflasi Sulbar yang dihitung dari Indeks Harga Konsumen (IHK) kota Mamuju, pada posisi Oktober 2012 mencapai 3,4 persen, atau masih terkendali.

Ia mengatakan, inflasi di Sulbar tersebut menurun dibandingkan posisi inflasi akhir tahun lalu sebesar 4,9 persen.

Menurut dia, inflasi tertinggi jika berdasarkan kelompok barang dan jasa, terjadi pada kelompok perumahan yang mencapai 5,6 persen akibat kenaikan harga sewa rumah dan bahan bakar rumah tangga.

Sedangkan kelompok transportasi kata dia, mengalami inflasi yang paling rendah sebesar 0,7 persen.
(T.KR-MFH/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026