Logo Header Antaranews Makassar

Caleg PDIP Sulbar Wajib Ikuti Psikotes

Senin, 17 Desember 2012 04:48 WIB
Image Print
Mamuju (ANTARA News) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sulawesi Barat mewajibkan calon legislatif yang dipersiapkan menghadapi pemilihan umum 2014 untuk mengikuti psikotes.

"Semua calon legislatif (caleg) hukumnya wajib mengikuti psikotes guna menyongsong pemilihan legislatif (Pileg) 2014. Untuk meningkatkan kualitas, tidak kurang 150 kader dari struktur dewan pimpinan cabang (DPC) dan fraksi di DPRD kabupaten kota diharuskan mengikuti psikotes," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Sulbar, Ir.H.Agus Ambo Djiwa di Mamuju, Minggu.

Menurut dia, kegiatan psikotes bagi kader PDI-P ini berlaku di seluruh Indonesia, dan di Sulbar baru saja dilaksanakan.

"Hasilnya akan kita evaluasi untuk diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P. Kita lihat saja, apakah peserta yang ikut psikotes ini layak untuk menjadi caleg," katanya.

Agus menjelaskan, tes psikologi yang baru kali pertama dilaksanakan PDIP itu akan menghasilkan database kualifikasi kader, meliputi kecerdasan umum, kepribadian, kepemimpinan, dan kepartaian.

Data tersebut akan menjadi rahasia partai dan tidak akan dipublikasikan, meski di lingkup internal.

"Dengan database ini, partai akan mempunyai referensi ketika akan menempatkan kader pada posisi tertentu sesuai dengan kemampuannya," katanya.

Agus yang juga bupati Mamuju Utara ini menyampaikan, kegiatan ini tentu merupakan langkah maju karena satu-satunya partai yang melaksanakan psikotes bagi kadernya.

"Ini berarti, partai kami mengutamakan kualitas agar kelak setelah mendapat amanah rakyat di parlemen mampu memperhatikan dan memperjuangkan sesuai dengan ideologi partai," ujar Agus.

Wakil Ketua DPD PDIP Ince Rudi Rahman menyampaikan, dirinya turut mengapresiasi dengan dilaksanakannya psikotes bagi kader partai.

"Ini langkah maju yang dilakukan oleh partai yang menghendaki caleg-caleg yang diproyeksikan maju di pileg 2014, benar-benar memiliki kualitas," katanya. (T.KR-ACO/H-KWR)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026