Logo Header Antaranews Makassar

PSTI Sulsel tak terganggu pembatasan usia Pra-PON 2024

Minggu, 13 November 2022 18:48 WIB
Image Print
Arsip - Atlet sepak takraw Sulsel saat berlaga di babak final Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua. ANTARA/HO

Makassar (ANTARA) - Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan tidak mempersoalkan aturan pembatasan usia atlet yang berlaga di Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Sekretaris Umum PSTI Sulsel Nukhrawi Nawir di Makassar, Minggu, berdasarkan keputusan dari PB PTSI pembagian kuota usia di Pra PON dan PON adalah 70 persen di bawah 27 tahun dan 30 persen di atas 27 tahun.

"Kami mengandalkan kolaborasi atlet muda dan senior sehingga tidak ada masalah dengan aturan tersebut," katanya.

Ia menjelaskan, tim Sulsel juga tidak ada kendala jika menurunkan seluruh atlet pelatnas yang berjumlah empat orang untuk mengikuti babak Pra-PON dan PON mendatang.

Empat atlet andalan Sulsel saat ini fokus menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menghadapi SEA Games 2023 mendatang.

Keempat atlet tersebut masing-masing Andi Try Sandi Saputra, Dicy Apriyadi, Muhammad Hardiansyah Muliang dan Rusdi.

"Semua atlet termasuk pemain pelatnas tetap bisa memperkuat Sulawesi Selatan di ajang Pra-PON. Kami tentu berharap mampu meraih hasil maksimal di ajang nanti," katanya menambahkan.

Sebelumnya, PB PSTI memutuskan batas usia atlet yang turun di PON adalah 27 tahun ke bawah atau kelahiran 1 Januari 1997 dan sesudahnya. Sementara sisanya atau 30 persen atlet itu diberikan kebebasan bagi setiap daerah.

Adapun lokasi pelaksanaan babak kualifikasi atau Pra PON 2024 untuk wilayah timur adalah di Provinsi Papua Barat.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026