Logo Header Antaranews Makassar

Jalan Arteri Mamuju Manfaatkan APBN

Senin, 11 Maret 2013 21:28 WIB
Image Print

Mamuju (Antara News) - Rencana pembangunan jalan Arteri sepanjang 102 kilometer di Kabupaten Mamuju ibukota Provinsi Sulawesi Barat, akan memanfaatkan gelontoran dana Anggaran Pendapatan Belanja Nasional Perubahan tahun 2013, sebesar 60 juta AS atau setara Rp500 milyar untuk tahap pertama.

"Semula rencana proyek jalan arteri di Mamuju ini akan menggunakan pinjaman lunak dari pemerintah negara China sebesar 360 juta AS. Namun pihak Kementerian Keuangan dan Bappenas menghentikan pinjaman lunak China karena negara ini masih memungkinkan memberikan dukungan anggaran untuk pembangunan jalan arteri,"kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh dalam keterangan persnya di Mamuju, Senin.

Menurutnya, pembangunan jalan arteri tahap pertama ini semula dijadwalkan akan dikerjakan pada medio awal Januari 2013.

Namun demikian, pemerintah pusat menunda pelaksanaan rencana pembangunan jalan arteri tersebut karena mengganggap belum saatnya untuk dibangun.

"Saat itu saya marah-marah dihadapan Bappenas karena hendak menunda pembangunan jalan arteri hingga batas waktu yang tidak jelas. Saya sampaikan tidak ada alasan untuk menunda proyek pembangunan jalan arteri ini,"kata dia.

Protes yang dilayangkan gubernur ini ternyata membuahkan hasil untuk tetap diakomodir untuk membangunan jalan arteri yang rencananya baru dapat dikerjakan sekitar medio September 2013.

"Saya protes karena ada rencana menunda proyek jalan arteri. Saya sampaikan bahwa semua provinsi menanggung beban utang negara. Makanya, saya minta agar ada perhatian membangun pada daerah-daerah tertinggal di Indonesia seperti Sulbar,"ungkap Anwar.

Gubernur menyampaikan proyek jalan arteri ini tetap sesuai dengan konsep awal yakni tahap pertama sepanjang 27 kilometer dari Mamuju ke Bandara Udara Tampapadang dan tahap kedua dimulai dari Tappalang Barat ke Rangas dan tahap ketiga dikerjakan dari Tampapadang menuju pelabuhan laut Belang-Belang.

"Jadi, total panjang jalan arteri ini sekitar 102 kilometer mulai dari daerah Tappalang hingga menyisir dermaga pelabuhan laut Belang-Belang,"ungkap Anwar.

Jalan arteri ini akan dibangun sepanjang menyusur pantai dengan garis lurus dengan dua jalur dan empat lajur guna memudahkan akses transportasi darat di Mamuju.

"Kondisi jalan saat ini banyak berkelok-kelok dan banyak tanjakan. Kita harap, pembangunan jalan alteri ini semakin menggairahkan aktivitas perekonomian di daerah,"ucapnya. (Editor : M Taufik)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026