
Baja Ringan Sulbar Bidik Pasar Asean

Mamuju (Antara News)- Industri baja ringan yang akan dibangun Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan investor dari negara China nantinya akan membidik pasar asia tenggara.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Senin, mengatakan, Pemerintah di Sulbar telah membangun kerjasama dengan investor dari negara China untuk membangun pabrik industri baja ringan di kawasan pelabuhan Belang Belang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.
Ia mengatakan, kerjasama itu telah ditandatangani pemerintah di sulbar dengan investor China di Provinsi Saoxing yang terletak di daerah China bagian selatan.
Menurut dia, industri baja ringan yang akan dibangun di sulbar akan membidik dan menguasai kebutuhan pasae asia tenggara khususnya di Negara Vietnam dan Kamboja menyusul kebutuhan negara itu akan baja ringan cukup tinggi seiring dengan meningkatnya perekonomian kedua negara itu.
Gubernur Sulbar, mengatakan selain akan membangun industri baja ringan investro China juga akan membangun perumahan modern yang mudah dan terjangkau di sulbar.
Ia mengatakan, investor yang akan membangun industri baja dan perumahan modern itu merupakan gabungan kelompok usaha terbesar di China yang didalamnya terdapat 24 perusahaan ternama.
"Tim investor China itu akan melakukan kunjungan ke sulbar dalam rangka memantau lokasi dan mempersiapkan pembangunan industri baja ringan di sulbar,"katanya.
Ia berharap dengan investasi negara China itu akan semakin menopang tumbuhnya perekonomian sulbar yang pada tahun 2012 mencapai 12,9 persen meningkat ditahun ini
"Investasi yang akan masuk di sulbar itu akan diberikan kemudahan dan akan diupayakan berdampak secara ekonomi bagi masyarakat, mengurangi pengangguran disamping menambah pendapatan daerah,"katanya.
(Editor : (M Taufik)
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
