
Sidang Capdi dibagi Empat Sesi

Makassar (ANTARA Sulsel) - Hari pertama sidang The Second General Assembly of Centrist Pacific Democrats International (CAPDI) di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), 20 Mei 2013, terdiri atas empat sesi tentang perdamaian dan perubahan iklim.
Pada pembukaan forum di Makassar, Senin, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, mengatakan, terdapat sejumlah isu yang menjadi perhatian di kawasan Asia Pasifik yang harus ditangani.
Sejumlah isu tersebut diantaranya terorisme, peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang, ketegangan antara wilayah serta perubahan iklim.
Seluruh pemangku kepentingan dalam forum bertema "Mobilizing Governments, Political Parties and Civil Societies to Promote Peace and Reconciliation and to Fight Climate Change in Asia" diharapkan dapat memaksimalkan perannya dan dengan semangat, kerjasama, pengalaman yang dimiliki akan menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Usai pembukaan, berdasarkan jadwal, sidang pertama akan digelar pada hari ini dengan topik "The Role of Bussiness and Civil Society in Promoting Peace and Reconciliation and Fighting Climate Change" dengan pembicara CAPDI Governing Council Member and President of San Miguel The Philipphines, Ramon Ang.
Kemudian sidang kedua bertopik Uniting Efforts to Fight Climate Change menghadirkan pembicara CAPDI Director in Charge of Climate Change Issues and Director General of International Ecological Safety Cooperative Organization, Dr. Jiang Mingjun.
CAPDI Vice President and Governing Council Member and Minister in the office of the Prime Minister of The Kingdom of Thailand Mme Nalinee Taveesin, Former Deputy Prime Minister of Canada and Former MInister of Environment of Canada,Hon Sheila Copps dan Executive Director of United Planet Faith and Science Initiative, Stuart Scott.
Sidang ketiga "Best Practises and Lesson Learned from The Region ini Peace Making" dengan pembicara Deputy Prime Minister of The Kingdom of Cambodia and CAPDI Senior President Mr. Sok An, CAPDI Chairman and Former Vice President of The Republic of Indonesia, Dr. H. M. Jusuf Kalla dan Former Speaker of Thailand Parliament, Pokin Polakul.
Kemudian topik terakhir pada sidang keempat "Peace from other Perspective" dengan pembicara Dr. Gozde Dizdar. Hasil persidangan akan dirangkum dalam "Makassar Declaration" pada hari kedua pertemuan, Selasa, 21 Mei 2013.(Agus Setiawan)
Pewarta : Riesmawan Yudhatama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
