
Forki apresiasi capaian karateka Sulsel di SEA Games 2023 Kamboja

Makassar (ANTARA) - Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Sulawesi Selatan tetap memberikan apresiasi kepada atlet wakil provinsi tersebut meski gagal menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di ajang SEA Games 2023 Kamboja.
Pelatih Karate Sulsel Mursalim Bado'o di Makassar, Senin, mengatakan empat karateka Sulsel harus puas dengan perolehan satu medali perak melalui Andi Dasril, Andi Tomy, dan Albyadi dari kata beregu putra dan perunggu melalui Krisda Putri Aprilia dari nomor kata perorangan putri.
"Itulah hasil pertandingannya. Jika bicara target, kata beregu putra harusnya meraih emas sementara kata putri minimal perak," katanya.
Ia menjelaskan, seluruh atlet telah mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Para karateka juga telah bekerja keras selama menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas).
"Alhamdulillah, ini sudah rezeki dan hasil usaha serta kerja keras selama persiapan," ujarnya.
Selain dari karate, Sulsel juga menyumbangkan atlet di empat cabang olahraga yang lain yakni sepak takraw (enam atlet), angkat besi, dayung, dan biliar masing-masing satu atlet.
Dengan demikian, peluang atlet Sulsel merebut medali emas bagi kontingen Indonesia masih terbuka lebar.
Sementara itu, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulawesi Selatan optimistis timnas mampu meraih medali emas pada SEA Games XXXII Kamboja 2023.
"Kami punya peluang terbuka khususnya di sektor putra. Mudah-mudahan kami bisa kembali menyumbang medali emas di SEA Games 2023," ujar Sekretaris Umum PSTI Sulawesi Selatan Nukhrawi Nawir.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
