
Anggaran Jalan Mamasa Ditambah

"Anggaran itu hanya untuk rehabilitasi ringan perbaikan jalan dari Kabupaten Polman menuju Kecamatan Tabone Kabupaten Mamasa, dalam rangka memuluskan separuh jalan antara Kabupaten Polman dan Kabupaten Mamasa," katanya.
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Anggaran untuk perbaikan jalan menuju Kabupaten Mamuju dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Provinsi Sulawesi Barat mendapat tambahan pada APBD perubahan tahun 2013
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulbar, Ramli Hamid di Mamuju, Senin, mengatakan, anggaran untuk perbaikan jalan Mamuju dari Kabupaten Polman akan ditambah melalui APBD perubahan tahun 2013.
Ia mengatakan, anggaran yang dialokasikan pada APBD pokok tahun 2013 dianggap sangat minim dibandingkan kebutuhan memaksimalkan jalan menuju Mamasa agar semakin memadai.
"Anggaran itu hanya untuk rehabilitasi ringan perbaikan jalan dari Kabupaten Polman menuju Kecamatan Tabone Kabupaten Mamasa, dalam rangka memuluskan separuh jalan antara Kabupaten Polman dan Kabupaten Mamasa," katanya.
Menurut dia, pada APBD pokok, anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan jalan menuju Mamasa itu hanya sekitar Rp5.5 miliar, padahal kerusakan jalan menuju Mamasa sangat parah mencapai 70 persen dari panjang keseluruhan jalan menuju daerah itu yang mencapai 90 kilometer dari Kabupaten Polman.
Sehingga kata dia, anggaran pada APBD perubahan nanti untuk perbaikan jalan menuju Mamasa ditambah pemerintah.
"Pemerintah berharap agar jalan menuju Mamasa yang berada diatas pegunungan Sulbar mencapai 1000 meter dari permukaan laut dapat mulus dilalui sehingga anggaran perbaikan jalannya ditambah pemerintah," katanya.
Ia juga berharap agar bantuan anggaran pusat memperbaiki jalan antara Kabupaten Polman menuju Kabupaten Mamasa dikucurkan, karena anggaran APBD Sulbar sangat terbatas
"Jalan di Mamasa butuh bantuan pusat karena akan menjadi jalan trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Polman, Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan," katanya. M Taufik
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
