
Mustahil Orang Mati Hidup Kembali

Maros, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Pemuka agama Maros, Andi Wahab Karaeng Awing menyatakan mustahil jika orang mati akan hidup kembali.
Pernyataan pemuka agama Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini untuk menanggapi diangkatnya jenazah Andi Asriani (22), warga jalan Cakalang, kota Makassar, dari liang kuburannya karena dianggap masih hidup
"Mustahil orang mati hidup kembali. Kalau ada isu karena mimpi, itu mustahil," kata Karaeng Awing, saat ditemui usai mengikuti sholat rukyat di rumah nenek almarhumah, Dg Sikki, Maros, Sulsel, Jumat malam.
Ia menuturkan, kuburan jenazah almarhumah Asriani digali karena keluarganya percaya dengan mimpi seorang bocah dan para keluarganya. Orang yang sudah meninggal mustahil untuk hidup.
Dia menambahkan, jenazah almarhumah menjadi putih dan hangat itu karena sudah diterpa angin. Dokter juga sudah menyatakan bahwa dia sudah meninggal.
"Dokter juga sudah mengatakan dia meninggal. Saya tadi dari dalam dan orang-orang sudah bacakan Surah Yasin," ungkapnya untuk menyakinkan bahwa Asriani yang mengandung enam bulan anak pertamanya ini meninggal dunia hari Rabu (24/6) siang dan dimakamkan pada hari Kamis (25/6) pagi.
Ia memastikan bahwa Asriani sudah meninggal, namun kemungkinan anaknya masih hidup. "Anaknya ada kemungkinan masih hidup. Saya pastikan ibunya memang wafat," jelasya.
T.PSO-101/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
