Logo Header Antaranews Makassar

Warga serbu pasar murah di kantor Gubernur Sulbar

Senin, 31 Juli 2023 05:25 WIB
Image Print
Pasar murah yang digelar pemerintah Sulbar di areal kantor Gubernur Sulbar, diserbu warga yang datang dari berbagai daerah di Kota Mamuju untuk berbelanja memenuhi kebutuhannya, di Mamuju, Sabtu (29/7/2023). ANTARA/M Faisal Hanapi

Mamuju (ANTARA) - Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di areal perkantoran Gubernur Sulbar yang terletak di Kelurahan Rangas Kecamatan Simboro Kabupaten diserbu masyarakat yang datang membeli.

"Pasar murah yang digelar Pemerintah Sulbar di areal kantor Gubernur Sulbar, diserbu warga yang datang dari berbagai daerah di Kota Mamuju untuk berbelanja memenuhi kebutuhannya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Waris Bestari di Mamuju, Sabtu (29/7).

Ia mengatakan, ratusan masyarakat datang berbelanja di pasar murah ini, karena merasa sangat terbantu dengan program pemerintah yang mengatasi kesulitan masyarakat.

"Masyarakat antusias berbelanja karena harga lebih murah dibandingkan harga pasaran, mereka memanfaatkan program pemerintah dan merasa sangat terbantu memenuhi kebutuhannya," katanya.

Ia menyampaikan, gerakan pasar pangan murah ini sebagai upaya pemerintah Sulbar dalam mencegah inflasi dan memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat di Kabupaten Mamuju.

Ia mengatakan, pasar murah akan digelar pemerintah Sulbar pada 18 titik di seluruh wilayah Kabupaten di Sulbar sepanjang tahun 2023 ini.

Menurut dia, kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah tersebut lebih murah dari harga pasaran dengan selisih sekitar Rp1.000 sampai Rp7.000 untuk setiap harga satuannya.

Seperti harga beras yang harganya dijual Rp10.800 per kilogram namun dijual dengan harga Rp9.400 per kilogram di pasar murah itu.

Kemudian harga minyak goreng dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram, kemudian cabe keriting dijual dengan harga 25.200 per kilogram, bawang merah dengan harga Rp35.000 per kilogram dan daging ayam 31.500 per kilogram.

Waris menyampaikan, Provinsi Sulbar merupakan daerah dengan tingkat inflasi terendah ketiga di Indonesia mencapai 2,28 persen, namun pemerintah tetap berupaya menekan inflasi agar mengalami penurunan.

Baca juga: Pemprov Sulbar gelar pasar pangan murah guna mencegah inflasi



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026