
Jenazah Asriani Kembali Dimakamkan

Maros, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Jenazah almarhumah Andi Asriani yang diangkat dari liang kubur, Jumat (26/6) siang kemarin, kembali dimakamkan setelah keluarganya yakin dia tidak bernyawa lagi.
Almarhumah Asriani dimakamkan di pemakaman umum Kassi Kebo yang terletak di Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu, sekitar pukul 08.30 Wita pagi.
Jenazah yang sejak kemarin dibaringkan di rumah neneknya, Daeng Sikki, yang tidak jauh dari kompleks pemakaman ini diantar oleh ratusan warga sekitar dan keluarga Almarhumah dari Kota Makassar dan Kabupaten Sinjai.
Semalam keluarga korban yakin dengan anggapan adanya kesempatan untuk hidup. Untuk itu pihak keluarga bersikeras menggelar sholat rukyat dan berdoa
"Di atas Jam 23.00 Wita malam, ia akan hidup," kata Hasna (keluarga), yang menyakini perkataan orang yang dituakan di dalam keluarganya.
Namun, beberapa pihak keluarga sudah membacakannya surat Yasin sejak pukul 21.00 Wita malam. Berarti sudah meninggal.
Asriani, yang mengadung enam bulan ini menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit komplikasi yang dideritanya.
Sebelum meninggal, Asriani sempat dirawat di RS TNI AL Jala Ammari selama lima hari, Sejak Jumat (19/6). Dokter setempat mendiagnosa jika penyakit yang dideritanya adalah demam berdarah (DBD), ginjal dan penyakit usus.
Hingga harus dirujuk ke RS Stella Maris. Di RS ini dokter menyatakan Asriani telah meninggal dunia, Kamis (25/6) dini hari
Sehari penguburannya, warga Makassar dan Maros sempat digegerkan oleh informasi bahwa Ibu rumah tangga ini masih hidup.
(T.PSO-101/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
