
DPRD Kota BelumTerima Keluhan Pedagang

Makassar (ANTARA News) - DPRD Kota Makassar mengaku belum menerima surat keluhan dari asosiasi pedagang mengenai keterbatasan listrik di Pusat Grosir Butung.
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Zainuddin Sardjimin di Makassar, Senin, mengatakan, DPRD sama sekali belum menerima surat dari asosiasi pedagang Pasar Butung tentang keluhannya mengenai keterbatasan listrik.
"Kami belum terima keluhannya, kalau kami sudah terima pasti kami akan memanggil pengelola pasar dan perwakilan pedagang untuk membicarakannya di sini," katanya.
Komisi B, Bidang Perekonomian dan Keuangan juga mengaku sama sekali belum memperoleh surat yang menyatakan keluhan dari asosiasi pedagang di pasar tersebut.
"Belum ada suratnya. Kalau ada suratnya pasti kami sampaikan," ujar salah seorang staf sekretariat Komisi B.
Saat dikonfirmasi ulang, Sekretaris Asosiasi Pedagang Pusat Gosir Pasar Butung, Muchlis menegaskan bahwa pihaknya sudah membawa surat keluhan tersebut pada DPRD Kota dengan tembusan ke walikota, pengelola pasar dan PLN.
"Saya tidak ingat pasti tanggalnya yang pasti kami sudah menyampaikan surat tersebut sekitar satu atau dua bulan lalu," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, para pedagang di pusat grosir Makassar tersebut mengeluhkan tentang permintaan tambahan daya yang tak kunjung mendapat jawaban. Baik dari pengelola, dewan kota dan walikota.
Sambil menunggu jawaban atas keluhan mereka, 200 dari 700 pedagang di pasar tersebut menggunakan genset pribadi untuk menambah pasokan listriknya.
Setiap toko dijatah 80 watt listrik oleh pengelola. Sementara mereka membutuhkan daya listrik 900 watt untuk setiap toko. Jika ada yang memakai listrik lebih dari 80 watt, satu pasar dipastikan padam.
(T.PSO-100/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
