Logo Header Antaranews Makassar

Ribuan Orang "Tumpah" di Kawasan Pecinan Makassar

Minggu, 9 Februari 2014 10:58 WIB
Image Print
Warga keturunan Tiong Hoa menampilkan tari kreasi saat pawai perayaan Cap Go Meh di kampung Pecinan, Makassar, Sulsel, Minggu (9/2) ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto
"Setiap tahun saya bersama anak-anak ke Klenteng Xiang Ma untuk melihat prosesi perayaan Imlek dan karnaval," kata pengunjung asal Sungguminasa, Gowa, Rustiah.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ribuan orang yang berasal dari Kota Makassar dan daerah sekitarnya "tumpah" di kawasan Pecinan Jalan Sulawesi, Makassar, Minggu, untuk menyaksikan carnaval Barongsai.

"Setiap tahun saya bersama anak-anak ke Klenteng Xiang Ma untuk melihat prosesi perayaan Imlek dan karnaval," kata pengunjung asal Sungguminasa, Gowa, Rustiah.

Dia mengatakan, pada perayaan Imlek yang dimeriahkan dengan aksi barongsai dan karnaval, selalu menjadi agenda keluarga untuk menyaksikan budaya Tionghoa itu.

Menurut dia, selain ajang itu menjadi reksreasi keluarga, juga memperkenalkan budaya Tionghoa yang merupakan bagian dari masyarakat di daerah ini.

"Jadi, pagi-pagi kami sudah ke lokasi, karena harus dua kali ganti angkot sebelum sampai ke kawasan Pecinan Makassar," kata Rustiah yang juga guru sekolah dasar di Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Sementara itu, pengunjung lainnya Mustari mengatakan, meski harus menunggu lama sebelum aksi barongsai dan carnaval digelar, namun merasa senang karena dapat melihat langsung etnis Tionghoa beribadah di Klenteng Xiang Ma.

"Ini juga menjadi hiburan tersendiri, karena sangat jarang bisa menyaksikan langsung etnik Tionghoa beribadah," kata lelaki yang sehari-harinya menjadi distributor ke daerah-daerah di Sulsel.

Dia mengatakan, carnaval dan aksi barongsai yang bertepatan dengan hari libur kerja, tentu tepat digunakan untuk "refreshing" sambil mengajak keluarga berlibur. FC Kuen



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026