
Polda Sulsel bersih-bersih lingkungan sesuai arahan Prabowo

Makassar (ANTARA) - Jajaran Kepolisian Polisi Daerah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan bersih-bersih lingkungan serta ruang-ruang publik melalui bakti sosial.
"Beberapa waktu lalu kami dikumpulkan di Sentul. Salah satu hal yang disikapi Bapak Presiden adalah persoalan kebersihan. Beliau melihat banyak destinasi wisata yang dipenuhi sampah," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di sela bersih-bersih Pantai Losari Makassar belum lama ini.
Bersih-bersih ruang publik sekaligus destinasi wisata itu melibatkan 400 personel dari jajaran kepolisian Polrestabes, Polres Pelabuhan dan Polsek di wilayah Kota Makassar.
Kapolda menjelaskan, Presiden menginstruksikan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Menindaklanjuti hal tersebut, memerintahkan seluruh jajaran kepolisian di Sulsel melaksanakan kegiatan bakti sosial.
"Seperti di tempat umum, destinasi wisata, maupun lokasi lainnya. Kami memilih Pantai Losari, karena kita semua tahu ini ikon wisata Kota Makassar adalah Pantai Losari," paparnya.
Ia menegaskan kegiatan bersih-bersih tersebut akan menjadi program berkelanjutan dan akan diintegrasikan pada kegiatan rutin kepolisian. Ini dilakukan sebagai pengingat bersama agar kepedulian terhadap kebersihan terus terjaga.
"Ini bukan hanya di Pantai Losari, tapi kami juga akan melihat tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi target pembersihan," katanya lagi.
Di tempat terpisah, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman bersama para pejabat utamanya mengerahkan sekitar 200 personel membersihkan halaman dan lingkungan Istana Kerajaan Balla Lompoa di Kabupaten Gowa.
Ia menyampaikan kegiatan bersih-bersih ini selain menindaklajuti arahan presiden juga merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian situs bersejarah sserta upaya menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga ruang publik.
"Istana Balla Lompoa bukan hanya objek wisata, tetapi juga warisan sejarah yang memiliki nilai budaya tinggi. Menjaga kebersihannya berarti ikut menjaga identitas dan sejarah daerah," ujar Aldy.
Menurut Kapolres, lingkungan wisata yang bersih dan terawat akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung serta mendorong rasa memiliki dari masyarakat terhadap situs bersejarah di daerahnya.
"Ini sesuai dengan arahan Presiden agar destinasi wisata dirawat secara berkelanjutan, bukan hanya saat ada kegiatan tertentu. Kami ingin menanamkan pemahaman menjaga kebersihan tempat wisata adalah tanggung jawab bersama. Kami memberi contoh dan masyarakat ikut menjaga," katanya menambahkan.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
