Logo Header Antaranews Makassar

Jemaat Gereja Makassar Doakan Harry Tanoe

Minggu, 23 Februari 2014 20:18 WIB
Image Print
Hary Tanoesoedibjo (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
"Ini menandakan kalau negara kita majemuk dan kini tidak ada lagi istilah dari kaum minoritas yang terpinggirkan," tuturnya kepada wartawan.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ratusan jemaat gereja di Makassar, Sulawesi Selatan mendoakan Calon Wakil Presiden dari Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo atau HT untuk bisa terpilih pada Pemilihan Presiden 9 Juni 2014.

"Kami bersyukur pak HT menyempatkan waktunya hadir di tempat ini. Mudah-mudahan doa kami dapat menjadikan beliau sebagai pemimpin masa depan," kata Ketua Badan Pekerja Klasis (BPK) Gereja Toraja Makassar, Pendeta Musa Sikombong, di Makassar, Minggu.

Menurut Musa, dengan majunya HT sebagai kandidat yang akan bertarung pada panggung politik untuk Pilpres 2014 adalah sebagai bukti tidak berlakunya istilah minoritas dalam bernegara.

"Ini menandakan kalau negara kita majemuk dan kini tidak ada lagi istilah dari kaum minoritas yang terpinggirkan," tuturnya kepada wartawan.

Musa menyebut, persatuan jemaat Gereja di Makassar menyatakan mendukung pasangan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo dengan tagline WIN-HT pada Pilpres nanti, sebab akan membantu penentuan suara secara nasional. Bahkan dia mengaku bangga niatan baik HT mensejahterakan rakyat untuk terjun dalam dunia politik.

"Kami bangga pak HT mau maju sebagai calon wakil presiden. Ini menandakan pak HT sebagai kandidat yang luar biasa karena akan mewarnai panggung politik," paparnya.

Sebelumnya, HT dalam kunjungan di Sulsel menyempatkan diri mengunjungi dua gereja di Makassar seperti gereja GPDI jalan Gunung Merapi dan Gereja Toraja jalan Gunung Bawakaraeng. Bahkan terlihat ratusan jemaat sedang melaksanakan ibadah minggu berdesak-desakan untuk berjabat tangan dengan Owner MNC grup itu.

Pada kesempatan itu, HT mengatakan, mengapa dirinya ikut terjun dalam dunia politik meskipun dasarnya adalah seorang pengusaha, karena merasa terpanggil dengan melihat kondisi dan keprihatinan rakyat Indonesia yang semakin terpuruk.

Dirinya menyakini, pencalonannya sebagai calon wakil presiden mendampingi Wiranto, adalah semata-mata karena kerinduannya terhadap perubahan menyeluruh bagi rakyat Indonesia.

"Saya rindukan ada kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Yang bisa kita lakukan untuk menjadi negara maju adalah membantu rakyatnya. Negara tentu bertanggungjawab pada rakyatnya yang kurang beruntung. Negara Indonesia harus ada perubahan, ini kerinduan saya," ujar HT kepada Jemaat Gereja.

Menurut dia, mencalonkan diri sebagai calon pemimpin berdasarkan niatannya mengabdikan diri untuk negara.

Ketua Bappilu Hanura ini menegaskan, masyarakat dalam bernegara harus mendapatkan kepastian dari segala aspek tanpa ada intimidasi dan pengecualiaan etnis, suku maupun latar belakangnya.

"Saya tidak mengatakan kalau saya ini yang terbaik dan harus pilih saya. Tetapi masyarakat perlu tahu kalau saya hanya ingin mengabdikan diri untuk bangsa. Saya fokus bagaimana membuat bangsa ini maju dengan adanya kepastian hukum, keamanan dan lainnya tanpa pandang agama atau suku. Ini saya lakukan untuk diperjuangkan," paparnya. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026