Logo Header Antaranews Makassar

Dikpora Targetkan Kelulusan UN 100 Persen

Senin, 3 Maret 2014 13:39 WIB
Image Print
"Jika tahun 2013 lalu, angka kelulusan UN mampu berada diperingkat kedua provinsi, sebesar 98 persen, diharapkan tahun ini mencapai 100 persen," ujar Aryati.

Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Dikpora) Kabupaten Gorontalo Utara menargetkan angka kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun 2014 sebesar 100 persen.

Kepala Dinas Dikpora, Aryati Polapa, Senin, mengatakan, kabupaten ini diharapkan mampu menjadi peringkat teratas pada kuantitas kelulusan UN, disamping kualitas yang sangat diharapkan mengalami peningkatan signifikan.

Seiring keseriusan pemerintah daerah menata sektor pendidikan, melalui alokasi 26 persen anggaran pendidikan pada APBD 2014 untuk memenuhi infrastruktur maupun fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk meningkatkan kompetensi guru.

"Jika tahun 2013 lalu, angka kelulusan UN mampu berada diperingkat kedua provinsi, sebesar 98 persen, diharapkan tahun ini mencapai 100 persen," ujar Aryati.

Untuk tahun ini, peningkatan peserta UN di seluruh jenjang pendidikan terjadi signifikan, yaitu Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah (SMA/MA) 1.078 orang, serta SMK 168 orang.

Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) 1.657 orang serta Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) sebanyak 2.376 orang.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Pengendalian Mutu Pendidikan, Syaiful Mento, mengatakan, pihaknya sedang melakukan berbagai persiapan jelang UN, diantaranya Ujian Akhir Sekolah (UAS) di mana naskah ujiannya sedang dalam tahap pencetakan.

Serta verifikasi terhadap usulan pengawas UN yang akan disesuaikan dengan jumlah bilik, setiap bilik berisi 20 orang peserta yang akan diawasi dua orang pengawas.

Untuk tingkat SMA dan sederajat, pengawas direkrut dari unsur perguruan tinggi, sedangkan tingkat SMP sederajat dan SD, pengawasnya diambil dari tingkat kabupaten dan kota.

Jadwal penyelenggaraan UN sudah dikantongi, yaitu SMA sederajat dimulai tanggal 14 April, SMP sederajat pada 5 Mei dan SD sederajat 19 Mei.

Berbagai kesiapan teknis jelang UN terus dievaluasi, kata Syaiful, termasuk memotivasi sekolah penyelenggara untuk menambah jam pelajaran bagi siswa peserta diluar jam reguler. H. Paat



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026