Logo Header Antaranews Makassar

1.357 Peserta Ramaikan Popda Sulsel 2014

Selasa, 25 Maret 2014 13:08 WIB
Image Print
"Untuk Kabupaten Gowa terdiri dari 92 atlet, sedangkan Makassar dan Maros menurunkan sebanyak 80 dan 73 atlet. Khusus Makassar dan Gowa memang lebih banyak karena mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan," katanya seusai pembukaan Popda

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 1.357 peserta meramaikan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIII Provinsi Sulawesi Selatan di Kompleks Olahraga (KOR) Sudiang Makassar, 25-27 Maret 2014.

Kadispora Sulsel Ilham A Gazaling di Makassar, Selasa, mengatakan para peserta terdiri dari 970 atlet, 195 pelatih dan 192 ofisial dari 23 kabupaten/kota di Sulsel.

Dari 23 kabupaten/kota yang hadir, kata dia, tiga daerah masing-masing Gowa, Makassar, dan Maros menjadi penyumbang atlet terbanyak.

"Untuk Kabupaten Gowa terdiri dari 92 atlet, sedangkan Makassar dan Maros menurunkan sebanyak 80 dan 73 atlet. Khusus Makassar dan Gowa memang lebih banyak karena mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan," katanya seusai pembukaan Popda 2014.

Popda Sulsel 2014 mempertandingkan delapan cabang olahraga, antara lain sepak bola, sepak takraw, karate, pencak silat, taekwondo, kempo, atletik, dan voli pasir.

Pada pelaksanaan Popda 2014, pihaknya mengundang 24 kabupaten/kota. Namun satu diantaranya yakni Kota Parepare ternyata tidak berpartisipasi. Pihaknya juga tidak mengetahui alasan sehingga Kontingen Parepare memilih absen.

Menurut dia, ketidakhadiran Kontingen Parepare memang cukup mengejutkan. Sebab selama pelaksanaan Popda yyang lalu justru tetap ambil bagian. Absennya para atlet dari daerah itu dipastikan menutup peluang memperkuat Sulsel di ajang Popwil dan Popnas.

Terkait beberapa dearah yang ternyata hanya mengikuti sebagian kecil cabang olahraga yang dipertandingkan, kata dia, memang menjadi kewenangan daerah yang bersangkutan. Namun pihaknya memiliki harapan agar bisa mengikuti seluruh cabang sehingga kualitas kejuaraan semakin ketat.

Dengan banyak peserta yang tampil, kata dia, juga akan membuat pihaknya bisa leluasa menentukan atlet yang paling potensial untuk memperkuat Sulsel.

"Kami sejak awal sudah menyampaikan soal pelaksanaan Popda kepada seluruh daerah. Namun jika ada daerah yang tidak ikut tentu kami sesalkan. Apalagi Popda ini kami jadikan ajang seleksi untuk mewakili Sulsel di tingkat nasional," jelasnya.

Sekretaris Panitia Popda 2014 Subandri menyatakan ada beberapa daerah yang hanya mengikuti dua cabang olahraga, seperti Kabupaten Jeneponto dan Sengkang. Kabupaten Jeneponto denga kekuatan 30 atlet hanya mengikuti atletik dan pencak silat.

Sementara Kabupaten Sengkang yang mengandalkan 26 atlet hanya tampil di cabang sepak bola dan atletik.

"Kami awalnya merencanakan kegiatan itu bisa diikuti sebanyak 1.500 atlet. Namun mungkin karena keterbatasan anggaran dari sejumlah daerah sehingga hanya fokus pada cabang yang dinilai berpotensi memberikan prestasi," ujarnya. Farochah



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026