Logo Header Antaranews Makassar

Pencak Silat - IPSI Sulsel Diminta Rangkul Seluruh Perguruan

Senin, 7 April 2014 16:23 WIB
Image Print
"Kami pada dasarnya tidak mempersoalkan siapapun ketua IPSI Sulsel. Hanya saja kami tetap berharap dengan kepengurusan yang baru ini dapat membawa prestasi maksimal pada setiap kejuaraan khususnya saat PON 2016 di Jawa Barat," jelasnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan minta kepengurusan IPSI Sulsel yang baru terpilih melalui musyawarah provinsi agar merangkul seluruh perguruan dan tidak memprioritaskan kelompok tertentu.

Pada Musyawarah Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Musprov IPSI) Sulsel, 6 April 2014, memilih Syamsu Rizal sebagai ketua baru menggantikan posisi Andi Darussalam Tabbusala (ADS) yang berakhir masa jabatannya.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir, di Makassar, Senin, mengatakan dengan melibatkan seluruh perguruan silat diharapkan akan membuat perkembangan dan prestasi cabang pencak silat daerah ini semakin meningkat.

"Jangan lagi perguruan Tapak Suci yang selalu diprioritaskan dalam setiap kejuaraan. Saya juga orang Tapak Suci, namun tidak mendukung jika ada orang yang hanya mementingkan kelompoknya karena hal itu justru akan merusak pembinaan ke depan," kata Nukhrawi yang juga sebagai ketua panitia Musprov IPSI Sulsel 2014.

Selain merangkul seluruh perguruan, pihaknya juga minta agar organisasi pencak silat Sulsel tidak dibawa ke ranah politik yang dapat memberikan pengaruh negatif bagi perkembangan organisasi ke depan.

Terkait terpilihnya Syamsu Rizal sebagai ketua pada Musprov IPSI Sulsel 2014, dirinya juga mengaku terkejut. Sebab selama ini yang berkembang hanya akan diikuti Adnan Purichta Iksan Yasin Limpo sebagai calon tunggal.

"Kami pada dasarnya tidak mempersoalkan siapapun ketua IPSI Sulsel. Hanya saja kami tetap berharap dengan kepengurusan yang baru ini dapat membawa prestasi maksimal pada setiap kejuaraan khususnya saat PON 2016 di Jawa Barat," jelasnya.

Syamsu Rizal yang juga wakil wali kota Makassar ini terpilih secara aklamasi untuk memimpin IPSI Sulsel masa bakti 2014- 2018. Politisi Partai Demokrat ini unggul dengan 18 suara dari dua kandidat lainnya Adnan Purichta (dua suara) dan Ramli Haba satu suara.

Sesuai tata tertib, kedua kandidat yang tidak mendapatkan dukungan banyak atau memenuhi syarat otomatis dinyatakan gugur.

"Kami tentu sangat mengapresiasi jika seluruh pengprov cabang olahraga bisa lebih fokus sehingga dapat memberikan prestasi pada PON. Saya sebagai ketua panitia musprov juga masih memproses hasil pemilihan kemarin," ujarnya. T Susilo



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026