
PP Pertina Pastikan Irma Bisa Perkuat Sulsel

"Meskipun Pengprov Pertina Sulsel menolak mengakomodir atlet tersebut, namun KONI Sulsel tetap bisa menurunkannya jika menilai atlet yang bersangkutan punya potensi berprestasi," jelasnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) memastikan sanksi seumur hidup terhadap petinju Irma Putri tidak berlaku dan atlet tersebut tetap bisa memperkuat Sulsel di Pra-PON 2015 dan PON XIX Jabar 2016.
Ketua Bidang Pertandingan dan Kompetisi PP Pertina John Amanupunyo, saat dihubungi dari Makassar, Sulsel, Jumat, mengatakan sanksi seumur hidup yang dikeluarkan Pengprov Pertina Sulsel juga tidak disetujui karena dinilai aneh dan tidak memiliki dasar yang kuat.
"Meskipun Pengprov Pertina Sulsel menolak mengakomodir atlet tersebut, namun KONI Sulsel tetap bisa menurunkannya jika menilai atlet yang bersangkutan punya potensi berprestasi," jelasnya.
PP Pertina juga mempertanyakan sikap Pertina Sulsel dalam mengeluarkan sanksi seumur hidup bagi sejumlah pengurus dan atlet Sulsel. Pihaknya bahkan melihat keputusan itu justru akan "membunuh" karier dari atlet tersebut.
Mantan Direktur Teknik Pertina Sulsel itu menjelaskan, keputusan berupa sanksi seumur hidup merupakan tindakan semena-mena. Kondisi itupun yang membuat pihaknya memutuskan melonak permintaan pemberluan sanksi itu.
"Surat terkait pemecatan atlet dan pengurus sudah dikirim ke pusat namun tidak ditanggapi. Intinya sanksi itu tidak berlaku. Irma putri juga tetap bisa tampil di Kejurnas Piala Wapres 2014 di Lahat beberapa waktu lalu," katanya.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sulsel Nukhrawi Nawir, meminta Pengprov Pertina Sulsel lebih bersikap bijak dan tidak mengambil keputusan emosional terhadap petinju Sulsel.
KONI sebaliknya berharap agar Pengprov Pertina lebih fokus bagaimana melakukan pembinaan kepada atlet agar mampu bersaing dan berprestasi di tingkal nasional.
"Irma itu merupakan petinju potensial. Jika dibina secara serius maka tidak butuh waktu lama untuk membuatnya berprestasi. Sebaliknya jika justru lebih memilih mencari petinju baru tentu butuh waktu lama untuk memolesnya," katanya.
Irma Putri memang salah satu atlet Sulsel yang cukup potensial. Irma juga memiliki keistimewaan karena memiliki kemampuan pada cabang olahraga muay thai. Bahkan sudah dibuktikan setelah dipanggil masuk pelatnas muay thai SEA Games Myanmar 2013.
Sementara di olahraga tinju, atlet tersebut juga telah membuktikan kualitasnya dengan tampil sebagai juara di turnamen Piala Pengdam VII/Wirabuana 2012. Irma yang ketika itu tidak diakomodir Pertina Sulsel juga sukses merebut perunggu saat memutuskan memperkuat Kaltim di Sarung Tinju Emas (STE) Medan 2013.
Menurut dia, jika pun ada masalah pribadi antara Ketua Pertina dan orang tua Irma, seperti yang berhembus belakangan ini, juga tidak bisa menjadi alasan sehingga menjadikan atlet yang sempat masuk bidikan timnas menggantikan Selly Wanimbo ini sebagai korban. J Suswanto
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
