Logo Header Antaranews Makassar

7.844 Kasus Epidemi HIV/AIDS di Sulsel

Kamis, 5 Juni 2014 20:08 WIB
Image Print
"Dari 7.844 jumlah epidemi kasus HIV/AIDS di Sulsel, ada 6000 lebih berada di Makassar atau kurang lebih 84 persen. Hampir 80 persen berada di satu kota dan itu terjadi di Makassar," ujarnya saat bertemu dengan Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ibrahi

Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sulawesi Selatan Saleh Rajab menyatakan jumlah epidemi kasus HIV/AIDS di Sulsel tercatat sekitar 7.844 kasus dimana 6.000 epidemi berada di Makassar.

"Dari 7.844 jumlah epidemi kasus HIV/AIDS di Sulsel, ada 6000 lebih berada di Makassar atau kurang lebih 84 persen. Hampir 80 persen berada di satu kota dan itu terjadi di Makassar," ujarnya saat bertemu dengan Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ibrahim Saleh di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan, kasus penyakit HIV/AIDS di Indonesia terus berkembang dan Sulsel serta Makassar tidak luput dari itu karena sejak dari kasus pertama tahun 1987 sampai tahun ini terus meningkat.

Besarnya angka epidemi di Makassar itu dikarenakan Makassar merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan sebagai kota metropolitan, hal-hal demikian tidak luput.

Menurut dia, Kota Makassar sebagai ibukota Provinsi Sulsel, memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak dengan berbagai fasilitas dan hiburan terlengkap. Hal tersebut menjadi salah satu indikator besarnya jumlah pengidap HIV/AIDS berada di Kota Makassar.

"Makassar memiliki jumlah penduduk terbesar dibanding kabupaten kota lainnya di Sulsel, ini menjadi alasan mengapa sebagian besar pengidap HIV ada di Makassar," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Saleh, juga menyampaikan rencana Pertemuan Nasional (Pernas) HIV/AIDS se Indonesia yang dijadwalkan berlangsung bulan Mei 2015 dimana Makassar menjadi tuan rumah penyelenggaraan itu.

"Kita minta izin ke Pemerintah Kota Makassar karena Sulsel akan menjadi tuan rumah Pernas tahun depan. Jika bicara Sulsel sebagai tuan rumah, maka itu pasti diselenggarakan di Kota Makassar," imbuhnya.

Dia menyatakan, pada pertemuan nasional yang akan mulai dilaksanakan tahun depan itu akan banyak membahas masalah HIV/AIDS dan mencari solusi yang lebih efektif.

Selain itu, juga akan dilakukan peninjauan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Wahidin, Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Makassar, Puskesmas Ujung Pandang Baru, Puskesmas Kassi-kassi dan Puskesmas Makassar.

Menanggapi hal itu, Sekda Kota Makassar, Ibrahim Saleh, mengatakan akan serius dalam mengakomodir setiap upaya yang dilakukan dalam penanggulangan masalah HIV/AIDS.

Dirinya sangat antusias menyambut rencana diadakannya Pernas Mei mendatang. Dirinya mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan KPA Kota Makassar untuk mempersiapkan penyelenggaraan pernas tersebut. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026