• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews makassar
Sabtu, 24 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews makassar
Logo Small Fixed Antaranews makassar
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pansus DPRD Bali segel proyek lapangan golf penyebab banjir

      Pansus DPRD Bali segel proyek lapangan golf penyebab banjir

      Jumat, 23 Januari 2026 13:54

      Kirim tim khusus, ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi Sumatera

      Kirim tim khusus, ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi Sumatera

      Kamis, 22 Januari 2026 15:43

      Kotak hitam pesawat ATR 42-500 segera diserahkan ke KNKT

      Kotak hitam pesawat ATR 42-500 segera diserahkan ke KNKT

      Rabu, 21 Januari 2026 20:40

      DVI Polda Jabar ambil sampel DNA keluarga korban pesawat ATR di Maros

      DVI Polda Jabar ambil sampel DNA keluarga korban pesawat ATR di Maros

      Minggu, 18 Januari 2026 17:16

      BNN bongkar pabrik narkoba jaringan global di apartemen

      BNN bongkar pabrik narkoba jaringan global di apartemen

      Sabtu, 17 Januari 2026 12:17

  • Hukum
    • Kemenkum Sulbar gandeng Pemprov lindungi produk lokal dengan merek kolektif

      Kemenkum Sulbar gandeng Pemprov lindungi produk lokal dengan merek kolektif

      Kanwil Kemenkum Sulbar dukung pembentukan \"Kampung Redam\" untuk cegah konflik

      Kanwil Kemenkum Sulbar dukung pembentukan "Kampung Redam" untuk cegah konflik

      Kemenkum Sulbar siap gelar pelatihan paralegal serentak, ada 1.100 peserta

      Kemenkum Sulbar siap gelar pelatihan paralegal serentak, ada 1.100 peserta

      Perempuan di Gowa dituduh mantan suami palsukan identitas

      Perempuan di Gowa dituduh mantan suami palsukan identitas

      KPK targetkan 21 desa antikorupsi di Sulsel

      KPK targetkan 21 desa antikorupsi di Sulsel

  • Politik
    • KPU dan Wali Kota Makassar bahas pemutakhiran data pemilih

      KPU dan Wali Kota Makassar bahas pemutakhiran data pemilih

      WEF di Davos, Prabowo: Indonesia tegas pilih damai  dan stabilitas global daripada kekacauan

      WEF di Davos, Prabowo: Indonesia tegas pilih damai dan stabilitas global daripada kekacauan

      KPU hadirkan debat demokrasi di SMAN 4 Makassar

      KPU hadirkan debat demokrasi di SMAN 4 Makassar

      Mahasiswa di Makassar tolak pilkada lewat DPR

      Mahasiswa di Makassar tolak pilkada lewat DPR

      Prabowo perintahkan langsung pencarian korban usai kecelakaan pesawat ATR

      Prabowo perintahkan langsung pencarian korban usai kecelakaan pesawat ATR

  • Daerah
    • PT Indonesia Air Transport pastikan korban pesawat ATR terima asuransi

      PT Indonesia Air Transport pastikan korban pesawat ATR terima asuransi

      Pemkab Gowa perkuat penanganan kemiskinan ekstrem lewat Tim LACAK

      Pemkab Gowa perkuat penanganan kemiskinan ekstrem lewat Tim LACAK

      Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR ditutup, ini alasannya

      Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR ditutup, ini alasannya

      Indetifikasi korban pesawat ATR di Bulusaraung Pangkep segera diumumkan

      Indetifikasi korban pesawat ATR di Bulusaraung Pangkep segera diumumkan

      Pemkot revitalisasi tiga terminal di Makassar

      Pemkot revitalisasi tiga terminal di Makassar

  • Lintas Daerah
    • Disdik Sulbar libatkan mahasiswa KKN validasi data anak tidak sekolah

      Disdik Sulbar libatkan mahasiswa KKN validasi data anak tidak sekolah

      Akses jalan lumpuh di permukiman warga Duri Kosambi akibat banjir

      Akses jalan lumpuh di permukiman warga Duri Kosambi akibat banjir

      BLT dan bansos PKH mulai disalurkan Februari 2026

      BLT dan bansos PKH mulai disalurkan Februari 2026

      Agam Rinjani bantu cari korban Pesawat ATR di Pangkep

      Agam Rinjani bantu cari korban Pesawat ATR di Pangkep

      Insiden, Pengemudi tewas saat berkendara di tengah kepadatan lalu lintas

      Insiden, Pengemudi tewas saat berkendara di tengah kepadatan lalu lintas

  • Gaya Hidup
    • Film Esok Tanpa Ibu gambarkan pergeseran peran keluarga di era digital

      Film Esok Tanpa Ibu gambarkan pergeseran peran keluarga di era digital

      Fotografer orang lari di CPI Makassar, penghasilan tergantung cuaca

      Fotografer orang lari di CPI Makassar, penghasilan tergantung cuaca

      Wawali Makassar dorong layanan inklusif anak berkebutuhan khusus

      Wawali Makassar dorong layanan inklusif anak berkebutuhan khusus

      13 mahasiswa Poltek ATIM magang internasional di Jepang

      13 mahasiswa Poltek ATIM magang internasional di Jepang

      Waspadai hujan lebat hingga ekstrem di sebagian besar RI, Makassar berpotensi udara kabut

      Waspadai hujan lebat hingga ekstrem di sebagian besar RI, Makassar berpotensi udara kabut

  • Ekonomi
      • Jasa
      • Bisnis
      • Wisata
      • Kuliner
      OJK Sulselbar dan Unismuh Makassar dorong literasi keuangan syariah

      OJK Sulselbar dan Unismuh Makassar dorong literasi keuangan syariah

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah

      Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah

      Aivolusi 5G Indosat perkuat ekosistem digital Makassar

      Aivolusi 5G Indosat perkuat ekosistem digital Makassar

      Keluarga ojol korban pengeroyokan di Makassar mulai bangkit

      Keluarga ojol korban pengeroyokan di Makassar mulai bangkit

      Harga emas di Pegadaian kembali meroket, UBS tembus Rp2,918 juta per gram

      Harga emas di Pegadaian kembali meroket, UBS tembus Rp2,918 juta per gram

      PLN UID Sulselrabar bentuk tim reaksi cepat menghadapi situasi darurat

      PLN UID Sulselrabar bentuk tim reaksi cepat menghadapi situasi darurat

      Harga emas melonjak, produk UBS  tembus Rp2,82 juta/gram

      Harga emas melonjak, produk UBS tembus Rp2,82 juta/gram

      Fasilitas pendukung wisata Karst Rammang-Rammang butuh revitalisasi

      Fasilitas pendukung wisata Karst Rammang-Rammang butuh revitalisasi

      Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru

      Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru

      LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      Dinas Pariwisata merumuskan pengembangan pariwisata halal di Sulbar

      Dinas Pariwisata merumuskan pengembangan pariwisata halal di Sulbar

      Pertanian perkotaan Bukit Baruga jadi percontohan ketahanan pangan

      Pertanian perkotaan Bukit Baruga jadi percontohan ketahanan pangan

      Makanan khas Sulsel \"Pallu Ce\'la\" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025

      Makanan khas Sulsel "Pallu Ce'la" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025

      Bupati Gowa resmikan Pusat Kuliner Malino di kawasan puncak

      Bupati Gowa resmikan Pusat Kuliner Malino di kawasan puncak

      Revitalisasi Pasar Ikan Rajawali di Makassar perlu dilakukan

      Revitalisasi Pasar Ikan Rajawali di Makassar perlu dilakukan

  • Olahraga
      • Umum
      • Cabang Olahraga
      Eropa ancam boikot Piala Dunia 2026 untuk protes klaim AS atas Greenland

      Eropa ancam boikot Piala Dunia 2026 untuk protes klaim AS atas Greenland

      Bobotoh harus jadi tuan rumah yang baik saat lawan Persija

      Bobotoh harus jadi tuan rumah yang baik saat lawan Persija

      Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako

      Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako

      PSG tak sabar lakoni derbi Paris kontra Paris FC

      PSG tak sabar lakoni derbi Paris kontra Paris FC

      Dua ganda putri Indonesia melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026

      Dua ganda putri Indonesia melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026

      Rumor tinggalkan Buriram,  Shayne Pattynama hengkang ke  Persija

      Rumor tinggalkan Buriram, Shayne Pattynama hengkang ke Persija

      Ganda putra Indonesia pastikan satu tiket semifinal Indonesia Masters 2026

      Ganda putra Indonesia pastikan satu tiket semifinal Indonesia Masters 2026

      Liga Europa, Nottingham Forest tersandung 0-1 di markas Braga

      Liga Europa, Nottingham Forest tersandung 0-1 di markas Braga

  • Internasional
    • Gempa magnitudo 6,2 guncang Vilyuchinsk Rusia

      Gempa magnitudo 6,2 guncang Vilyuchinsk Rusia

      Trump ingin rebut Greenland tidak harus gunakan kekuatan

      Trump ingin rebut Greenland tidak harus gunakan kekuatan

      Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka

      Keluar rel akibatkan kereta cepat kecelakaan di Spanyol, 21 orang tewas dan ratusan terluka

      8 tewas, saat penembakan di bar Cape Town

      8 tewas, saat penembakan di bar Cape Town

      Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland

      Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland

  • Sejagat
    • Potongan tubuh dua jenazah korban pesawat ATR ditemukan

      Potongan tubuh dua jenazah korban pesawat ATR ditemukan

      Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung

      Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung

      Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya

      Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya

      Unismuh workshop K3 perkuat kampus berstandar internasional

      Unismuh workshop K3 perkuat kampus berstandar internasional

      Ratusan penderita TBC ditemukan di Rutan dan Lapas Sulsel

      Ratusan penderita TBC ditemukan di Rutan dan Lapas Sulsel

  • Artikel
      • Profil
      • Opini
      • Cerita Sejarah
      Malik bersama Nexdev mengukir asa jangkau wilayah 3T

      Malik bersama Nexdev mengukir asa jangkau wilayah 3T

      Kak Seto dan kasih sayang pada anak

      Kak Seto dan kasih sayang pada anak

      Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI

      Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI

      SMM perumahan berbasis lingkungan dukung RTH Makassar

      SMM perumahan berbasis lingkungan dukung RTH Makassar

      Menyoal pekerja gaji Rp10 juta bebas PPh 21

      Menyoal pekerja gaji Rp10 juta bebas PPh 21

      Bangga jadi Makassar, tapi tak bisa bicara Makassar

      Bangga jadi Makassar, tapi tak bisa bicara Makassar

      NPD di sekitar kita, bagaimana cara mengatasinya?

      NPD di sekitar kita, bagaimana cara mengatasinya?

      Hoaks, ancaman berbahaya kedua bagi korban bencana Sumatera-Aceh

      Hoaks, ancaman berbahaya kedua bagi korban bencana Sumatera-Aceh

      Baznas salurkan paket Lebaran ke mustahik di perbatasan Sulut

      Baznas salurkan paket Lebaran ke mustahik di perbatasan Sulut

      Sepak bola saat pandemi, merayakan pesta dalam sepi

      Sepak bola saat pandemi, merayakan pesta dalam sepi

      Kisah orang Jawa yang tidak jadi bagian dari  Melayu

      Kisah orang Jawa yang tidak jadi bagian dari Melayu

      Mengulik sejarah tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto

      Mengulik sejarah tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto

  • Foto
    • FOTO - Kebakaran belasan unit kios di Kendari

      FOTO - Kebakaran belasan unit kios di Kendari

      FOTO - Penyesuaian tarif Tol Makassar

      FOTO - Penyesuaian tarif Tol Makassar

      FOTO - Layanan bus Trans Mamminasata berhenti beroperasi

      FOTO - Layanan bus Trans Mamminasata berhenti beroperasi

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      FOTO - Perluasan lahan TPA Antang Makassar

      FOTO - Perluasan lahan TPA Antang Makassar

  • Video
    • Basarnas serahkan tujuh kantong jenazah korban ATR 42-500 ke DVI

      Basarnas serahkan tujuh kantong jenazah korban ATR 42-500 ke DVI

      DVI konfirmasi identitas pramugari Esther Aprilita, korban ATR 42-500

      DVI konfirmasi identitas pramugari Esther Aprilita, korban ATR 42-500

      Tim SAR temukan 10 jenazah dan 1 kantong body part korban ATR 42-500

      Tim SAR temukan 10 jenazah dan 1 kantong body part korban ATR 42-500

      Enam korban tewas ATR 42-500 ditemukan, satu jenazah dievakuasi

      Enam korban tewas ATR 42-500 ditemukan, satu jenazah dievakuasi

      Basarnas serahkan black box ATR 42-500, KNKT siap evaluasi kecelakaan

      Basarnas serahkan black box ATR 42-500, KNKT siap evaluasi kecelakaan

Logo Header Antaranews Makassar

Meluruskan kesalahpahaman tentang Merdeka Belajar

id merdeka belajar,kurikulum,konvensional,konservatif,pendidikan,kemendikbudristek Oleh Muhammad Muhibbuddin *) Rabu, 18 September 2024 12:40 WIB

Image Print
Meluruskan kesalahpahaman tentang Merdeka Belajar

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nunuk Suryani memantau implementasi kebijakan Merdeka Belajar di SDN 03 Kota Bengkulu, di Bengkulu, Jumat. (16/8/2024) (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

Jakarta (ANTARA) - Dalam sebuah forum diskusi bertema “Menggugat Kebijakan Anggaran Pendidikan” awal bulan ini, mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan kritik terkait kebijakan dan tata kelola pendidikan nasional.

Salah satu kritikan yang menarik untuk disorot adalah kritik terkait kurikulum Merdeka Belajar yang telah dipersiapkan oleh Kemendikbudristek sejak tahun 2020. Kurikulum ini resmi diluncurkan Kemendikbudristek pada 2022.

Peraturan Mendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah yang dikeluarkan pada 25 Maret 2024 menjadi payung hukum diberlakukannya Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional mulai tahun ajaran 2024/2025. Meski demikian, pelaksanaannya tetap memperhatikan kesiapan satuan pendidikan dengan masa transisi hingga maksimal tiga tahun ke depan.

Dalam kritiknya, JK membandingkan sistem Merdeka Belajar dengan sistem pendidikan konservatif dengan cirinya yang sangat serius, ketat dan penuh tekanan. Mantan wakil presiden pada periode 2004-2009 dan 2014-2019 itu juga mengidentifikasi dirinya sebagai orang yang konservatif dalam hal pendidikan.

Kritik yang dilontarkan JK ini sesuatu hal yang lumrah dalam negara demokrasi. Justru aneh ketika di dalam negara demokrasi tidak ada kritik. Akan tetapi sebagai bentuk dialektika dalam berdemokrasi, ada beberapa hal yang perlu diluruskan.

Perihal Merdeka Belajar

Prinsip Merdeka Belajar adalah menciptakan suasana belajar yang membahagiakan anak didik tanpa terbebani pencapaian nilai atau skor tertentu. Selain itu, sistem pendidikan ini juga mengakomodir karakter sebagai standar penilaian. Dengan model seperti ini Merdeka Belajar didesain sebagai sistem pendidikan yang memberikan ruang kebebasan kepada siswa-siswi untuk berpikir, berkreativitas dan berekspresi, bukannya untuk membuat siswa-siswi tidak perlu belajar lagi.

Meski menggunakan kata "merdeka", sistem Merdeka Belajar bukan berarti membenarkan siswa untuk belajar semau-maunya, di mana anak didik bebas merdeka apakah mereka mau belajar ataukah tidak.

Merdeka Belajar juga tidak membebaskan anak didik dari ujian. Di dalam Merdeka Belajar juga diterapkan ujian. Ujian Nasional (UN) yang dulu pernah diperdebatkan keras oleh masyarakat sampai sekarang tidak dihapus. Hanya saja nama dan pola pelaksanaannya diubah menjadi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan tidak lagi menjadi satu-satunya penentu siswa lulus atau tidak.

Dalam pelaksanaannya, sistem ini tidak dilakukan pada akhir jenjang pendidikan melainkan di kelas 5 (SD), 8 (SMP) dan 11 (SMA). Selain itu, pelaksanaan ujian ini diserahkan pada sekolah masing-masing supaya sekolah bisa memiliki keleluasaan dalam menentukan penilaian seperti portofolio, karya tulis atau bentuk penugasan lainnya.

Ada tiga hal penting yang ditekankan dalam ANBK yaitu asesmen kompetensi minimum berupa literasi dan numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Berbeda dengan ujian nasional sebelumnya yang hanya menjadikan nilai mata pelajaran sebagai standar kelulusan, ANBK juga mencakup karakter siswa dan habitus belajar sebagai variabel kelulusan.

Supaya bisa mendapatkan hasil maksimal dalam ANBK, siswa jauh-jauh hari diharuskan mempersiapkan diri karena untuk menghadapi ANBK, siswa tidak diperkenankan menggunakan metode "SKS" alias Sistem Kebut Semalam, belajar dikebut hanya di malam sebelum ujian dilaksanakan.

Jadi, tidak perlu kuatir bahwa dengan sistem Merdeka Belajar anak didik akan dibebaskan dari segala bentuk ujian, yang pada akhirnya membuat mereka malas belajar. Dalam Merdeka Belajar ujian nasional itu tetap diadakan oleh pemerintah. Bahkan ujian-ujian lain yang namanya diganti "Penilaian", seperti Penilaian Tengah Semester, Penilaian Akhir Semester dan sejenisnya juga diadakan.

Kelebihan dan kekurangan

Tidak salah jika JK mengatakan bahwa kurikulum konservatif bisa mendorong --lebih tepatnya memaksa-- siswa untuk belajar, karena kurikulum ini menekankan sistem yang sangat ketat. Kelebihan berikutnya, adanya standarisasi nasional sehingga siswa dan sekolah harus progresif demi mencapai standar pendidikan yang ditetapkan pemerintah. Karena terstandar secara nasional, kelebihan lainnya, kurikulum konservatif mudah dilakukan evaluasi.

Akan tetapi metode konservatif seperti itu mengandung banyak kekurangan. Di antaranya, metode konservatif dalam pendidikan yang dicirikan dengan ketaatan tinggi lebih banyak memberikan "teror" mental kepada anak didik. Pendidikan dinilai hanya menjadi beban bagi para siswa. Alih-alih menyenangkan, sekolah justru menjadi dunia yang menakutkan dan membosankan bagi anak didik. Masalah ini yang dulu dikritik keras oleh masyarakat.

Kekurangan lainnya, masih berdasarkan kritik masyarakat, pendidikan konvensional-konservatif hanya mengejar nilai di atas kertas dan cenderung mengabaikan karakter. Dampaknya, banyak siswa yang nilainya di atas kertas bagus tetapi karakternya buruk.

Selain itu, juga tak luput dari kritik masyarakat, karena menekankan standarisasi nasional, metode konservatif cenderung menyamakan potensi-potensi anak didik di berbagai daerah, padahal setiap anak didik ini memiliki potensi, kecenderungan dan kemampuan yang berbeda-beda.

Maka, demi mengakomodir kritik masyarakat soal pendidikan konvensional-konservatif itu, diterapkanlah sistem Merdeka Belajar. Jadi, substansi kebijakan Merdeka Belajar itu sebenarnya juga dibangun berdasarkan masukan dan kritik masyarakat, bukan semata-mata keinginan Kemendikbudristek.

Sebagai sebuah terobosan, Kurikulum Merdeka justru mempunyai keunggulan dibandingkan sistem konvensional-konservatif. Diantara keunggulannya, dijelaskan Ahmad Almarisi dalam jurnal pendidikan Mukadimah (2023), adalah Kurikulum menjadi sederhana namun lebih mendalam sehingga memudahkan dalam proses belajar-mengajar.

Selain itu Kurikulum merdeka lebih fokus pada substansi pengetahuan dan pengembangan peserta didik berdasarkan tahapan dan prosesnya dan pembelajaran lebih bermakna. Proses belajar-mengajar tidak bersifat kuantitatif tetapi lebih bersifat kualitatif di mana selain lebih menekankan penguasaan materi proses belajar juga dilakukan secara menyenangkan; peserta didik merdeka menentukan menu pelajaran yang diminati sesuai bakat dan aspirasinya; guru dapat melaksanakan pengajaran sesuai penilaian terhadap jenjang capaian dan perkembangan peserta didik.

Pastinya Kurikulum Merdeka ini juga mengandung kekurangan. Di antaranya, dari segi implementasinya Kurikulum Merdeka masih kurang matang, sistem pendidikan dan pengajaran yang dirancang belum terealisasi dengan baik, dan kurangnya sumber daya manusia. Tapi, kekurangan ini akan diperbaiki, tentu saja secara gradual. Mustahil membangun sistem pendidikan seketika langsung sempurna.

Sekali lagi, prinsip Merdeka Belajar adalah menciptakan suasana belajar yang membahagiakan anak didik tanpa terbebani pencapaian nilai atau skor tertentu. Selain itu, sistem pendidikan ini juga mengakomodir karakter sebagai standar penilaian. Dengan model seperti ini Merdeka Belajar didesain sebagai sistem pendidikan yang memberikan ruang kebebasan kepada siswa-siswi untuk berpikir, berkreativitas dan berekspresi sesuai minat dan bakatnya, bukannya untuk membuat siswa-siswi tidak perlu belajar lagi.

*) Muhammad Muhibbuddin​​​​​​​ adalah pegiat literasi dan staf peneliti di Dawuh Guru Yogyakarta

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Meluruskan kesalahpahaman soal Merdeka Belajar



COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Sekolah Kolong Rumah di Maros jadi ruang belajar layak

Sekolah Kolong Rumah di Maros jadi ruang belajar layak

Kamis, 8 Januari 2026 14:32 Wib

Bupati Sigi belajar kelola sampah terintegrasi di Kota Makassar

Bupati Sigi belajar kelola sampah terintegrasi di Kota Makassar

Sabtu, 3 Januari 2026 5:06 Wib

Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 26 Makassar belajar jadi kru di TVRI Sulsel

Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 26 Makassar belajar jadi kru di TVRI Sulsel

Minggu, 7 Desember 2025 14:33 Wib

Siswa Sekolah Rakyat di Makassar belajar membuat film

Siswa Sekolah Rakyat di Makassar belajar membuat film

Sabtu, 6 Desember 2025 17:43 Wib

Bloomfest 2025, Rumah BUMN Makassar hadirkan ruang belajar, kreasi, dan akselerasi UMKM lokal

Bloomfest 2025, Rumah BUMN Makassar hadirkan ruang belajar, kreasi, dan akselerasi UMKM lokal

Sabtu, 29 November 2025 16:47 Wib

Banjarmasin belajar program iuran sampah gratis Makassar

Banjarmasin belajar program iuran sampah gratis Makassar

Kamis, 23 Oktober 2025 20:07 Wib

Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak mulai bersekolah setelah mogok belajar

Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak mulai bersekolah setelah mogok belajar

Rabu, 15 Oktober 2025 12:50 Wib

100 peserta didik Sekolah Rakyat di Sulbar mulai ikuti proses belajar

100 peserta didik Sekolah Rakyat di Sulbar mulai ikuti proses belajar

Minggu, 21 September 2025 10:29 Wib

  • Terpopuler
Waspadai hujan lebat hingga ekstrem di sebagian besar RI, Makassar berpotensi udara kabut

Waspadai hujan lebat hingga ekstrem di sebagian besar RI, Makassar berpotensi udara kabut

10 paket jenazah korban pesawat ATR siap dievakuasi

10 paket jenazah korban pesawat ATR siap dievakuasi

Agam Rinjani bantu cari korban Pesawat ATR di Pangkep

Agam Rinjani bantu cari korban Pesawat ATR di Pangkep

Rumor tinggalkan Buriram,  Shayne Pattynama hengkang ke  Persija

Rumor tinggalkan Buriram, Shayne Pattynama hengkang ke Persija

Fotografer orang lari di CPI Makassar, penghasilan tergantung cuaca

Fotografer orang lari di CPI Makassar, penghasilan tergantung cuaca

  • Top News
Fotografer orang lari di CPI Makassar, penghasilan tergantung cuaca

Fotografer orang lari di CPI Makassar, penghasilan tergantung cuaca

Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR di Bulusaraung ditutup

Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR di Bulusaraung ditutup

Tujuh paket kantong korban pesawat ATR dievakuasi ke DVI untuk identifikasi

Tujuh paket kantong korban pesawat ATR dievakuasi ke DVI untuk identifikasi

10 paket jenazah korban pesawat ATR siap dievakuasi

10 paket jenazah korban pesawat ATR siap dievakuasi

Agam Rinjani bantu cari korban Pesawat ATR di Pangkep

Agam Rinjani bantu cari korban Pesawat ATR di Pangkep

Logo Footer Antaranews makassar
makassar.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Internasional
  • Sejagat
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Hukum
    • Politik
      • Daerah
        • Lintas Daerah
          • Gaya Hidup
            • Ekonomi
              • Jasa
              • Bisnis
              • Wisata
              • Kuliner
            • Olahraga
              • Umum
              • Cabang Olahraga
            • Internasional
              • Sejagat
                • Artikel
                  • Profil
                  • Opini
                  • Cerita Sejarah
                • Galeri Foto
                • Video