
Pemdes Test Baca Tulis Qur'anCalon Kades

Polman, Sulbar (ANTARA Sulsel) - Pemerintahan Desa Daerah Kabupaten Polewali Mandar mengadakan tes baca tulis Al-Quran bagi seluruh bakal calon kepala Desa yang akan bertarung pada pesta demokrasi di setiap desanya masing-masing, Senin.
Untuk menjadi kepala Desa di Polman, punya kriteria tersendiri, mereka harus mampu baca tulis Al-Qur'an, asumsi ini sudah lama dibangun, baik dalam rancangan Peraturan Daerah yang disusun oleh Pemerintahan Desa Kabupaten Polman ataupun sebagai penilaian tambahan sebabagai tolak ukur spritualisme seorang Kepala Desa.
Dalam tes baca tulis Al-Qur'an tersebut juga sebagai penilaian plus untuk bakal colan kepala Desa.
Menurut Kasubdin Pemerintahan Desa Polman, Syarifuddin bahwa kepala desa minimal harus mempunyai kecerdasan spiritual dan membuktikan bahwa dalam memimpin sebuah pemerintahan desa mereka bisa menjadi penentu kebijakan yang bijaksana.
Setelah seluruh balon kepala desa melalui tes baca Al-Qur'an selanjutnya mereka akan menghadapi tes wawancara. Dalam wawancara tersebut para balon kepala desa dituntut harus mampu memberikan presentase tentang keloyalitasan mereka terhadap NKRI.
Dia menambahkan bahwa falsafah Negara Indonesia yakni sifat Bhineka Tunggal Ika, Ideologi Bangsa serta konstitusi dapat menjadi pedoman bagi seluruh kepala desa yang kelak akan jadi pemimpin yang punya akredibilitas, kepedulian terhadap masyarakat Polewali Mandar serta nilai nasionalisme tinggi.
Dari tujuh desa yang akan melakukan pemilihan Kepala Desa, terdiri dari jumlah balon yang bervariasi jumlahnya, yaitu lima hingga tujuh.
Untuk memilih bakal calon kepala desa tersebut masih melalui proses klarifikasi nilai dari setiap tes wawancara, baca tulis Al-Qur'an dan tes tertulis yang mereka hadapi.
Meningkatnya jumlah balon kepala desa dari lima hingga tujuh per desa itu diduga seperti isu yang tersebar di masyarakat bahwa semakin tingginya Anggaran yang disiapkan oleh Pemda kepada pembangunan desa serta tunjungannya.
Isu ini memberikan kontribusi negatif kepada masyarakat dan mengajak mereka untuk menyerahkan berkas bakal calon kepala desa ke Pemerintahan desa kabupaten untuk diproses lebih lanjut dan menghadapi tes sesuai dengan ketentuan Pemeritahan desa kabupaten.
Namun penilaian itu disanggah oleh salah seorang balon kepala desa yang berasal dar Kecamtan Limboro bahwa niatnya untuk mengikuti kompetisi pemilihan kepala desa itu murni keinginan sendiri dan dukungan masyarakat dan akan bertanggung jawab atas tugas dan kewajiban Kades kelak.
Pemilihan kepala Desa ini sudah ditentukan waktunya oleh pemerintahan, pelaksanaan tersebut akan diselenggaran oleh tujuh desa dari empat kecamatan di Polman pada 3 - 10 Agustus 2009, ujar Syarifuddin.
(T.PSO-105/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
