
Pilpres - KNPI Sulsel dan CRC Akan Lakukan "Quick Count"

"Penghitungan cepat ini akan kami laksanakan besok mulai pukul 13.00 Wita dan kami perkirakan hasilnya sudah dapat diperoleh pada pukul 16.00 Wita," kata Direktur CRC Herman Heizer di Makassar, Selasa.
Makassar (ANTARA Sulsel),- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi. Sulsel bekerjasama dengan Celebes Research Center (CRC) akan melangsungkan penghitungan cepat (Quick Count) Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 untuk wilayah Sulsel.
"Penghitungan cepat ini akan kami laksanakan besok mulai pukul 13.00 Wita dan kami perkirakan hasilnya sudah dapat diperoleh pada pukul 16.00 Wita," kata Direktur CRC Herman Heizer di Makassar, Selasa.
Herman mengatakan perhitungan cepat ini akan dilakukan dengan mengambil sampel 300 TPS yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel.
"Jumlah sampel tersebut kami distribusikan secara proporsional di seluruh kabupaten/kota di Sulsel, dengan margin error sebesar 1 persen," kata Herman.
Herman menjelaskan bahwa saat ini relawan yang bertugas mengumpulkan data sudah berada di lokasi masing-masing.
"Relawan kami sudah berada di lokasi masing-masing hari ini, dan untuk `quick count` besok kami juga mengundang rekan-rekan pers untuk menyaksikan prosesnya secara langsung," ujarnya.
Untuk Kota Makassar, lanjut Herman, meski belum mengetahui rinciannya, namun jumlah TPS yang diambil untuk penghitungan cepat lebih dari 30 TPS.
"Melihat hasil-hasil survei secara nasional, Pilpres kali ini memang sangat kompetitif, tetapi untuk wilayah Sulsel masih ada sentimen positif untuk pasangan Jokowi-JK sehingga pasangan ini kami perkirakan masih unggul," urainya.
Herman berharap Pemilu dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan damai, serta masyarakat dapat mengikuti tahapan pesta demokrasi ini dengan antusias. Agus Setiawan
Pewarta : Nurhaya J. Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
