
Makassar Pecahkan Rekor MuRI Menabung Terbanyak

"Alhamdulillah, kita kembali mencetak rekor baru dan ini merupakan rekor kedua kalinya yang kita peroleh dengan kategori yang sama, sebagai peserta menabung terbanyak secara serentak bagi pelajar," kata Project Officer Gerakan Makassar Gemar Membaca
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kota Makassar kembali memperoleh rekor baru dari Museum Rekor Indonesia (MuRI) atas pencapaiannya dalam mencetak rekor menabung terbanyak yang dilakukan oleh seluruh siswa dari semua tingkatan sekolah.
"Alhamdulillah, kita kembali mencetak rekor baru dan ini merupakan rekor kedua kalinya yang kita peroleh dengan kategori yang sama, sebagai peserta menabung terbanyak secara serentak bagi pelajar," kata Project Officer Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM), Wahyudi Muchsin di Makassar, Selasa.
Ia mengatakan, rekor baru yang dipecahkannya itu dan mendapat pengakuan dari MuRI tersebut itu berkat adanya antusiasme dari 51.000 orang siswa mulai dari tingkatan terendah yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pemecahan rekor MuRI itu terlaksana karena adanya kerja sama dari pihak perbankan yakni Bank Indonesia (BI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang mendorong seluruh siswa untuk menabung.
Pemecahan itu juga tidak terlepas dari pembukaan Masa Orientasi Siswa (MOS) di Lapangan Karebosi Makassar yang dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.
Wahyudi menjelaskan pelaksanakannya MOS secara serentak ini, bertujuan untuk menciptakan silaturahmi antar sesama pelajar untuk menekan angka tawuran kelompok antar sekolah.
Tidak hanya itu, para peserta MOS juga di berikan penyuluhan dari pihak Satuan Polisi Lalu lintas untuk tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan kendaraan ke sekolah bagi yang berusia masih di bawah 17 tahun.
"Delapan tahun digelarnya kegiatan ini berdampak pada semakin berkurangnya tawuran antar pelajar dan kegiatan seperti ini akan terus kita galakkan," ungkapnya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto usai menerima piagam penghargaan dari MuRI itu memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.
Menurutnya, dulu MOS kerap dengan perpeloncoan oleh pelajar senior yang dapat berakibat buruk bagi mental siswa baru. Kini, dengan keterlibatan penuh para pendidik, merupakan langkah sehat dalam menciptakan karakter positif para pelajar.
"Jika dari awal bersekolah anak-anak sudah di didik dengan kekerasan, imbasnya mereka akan melampiaskannya dengan tawuran. Jadi dengan keterlibatan penuh para pendidik, guru dan orang-porang yang berkompeten tentunya bisa menciptakan MOS yang sehat dan menyenangkan yang tentunya berdampak pada peningkatan kualitas Pendidikan di Kota Makassar," tutur Danny.
Danny menambahkan, pemecahan rekor menabung bukan tujuan utama karena yang terpenting ialah mengedukasi dan menciptakan kesadaran pelajar dan masyarakat agar gemar menabung.
"Memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menabung adalah hal yang sangat utama karena kelak mereka akan menjadi orang-orang yang berkompeten yang memiliki kemandirian dalam mencari mata pencaharian yang baik," ucapnya. Zita Meirina
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
