Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Temui Warga Gorontalo di Jakarta

Minggu, 10 Agustus 2014 20:07 WIB
Image Print
"Selain itu, kita tahu bersama bahwa Gorontalo tidak memiliki SDA yang melimpah seperti di Kalimantan, Papua untuk meningkatkan PAD. Sehingga satu satunya jalan yaitu dengan meningkatkan SDM agar kita bisa bersaing dengan daerah lain," ucapnya.

Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie bersama istrinya Idah Syahidah menghadiri Halalbihalal nasional dengan ribuan warga Gorontalo rantau di Jakarta dan sekitarnya, yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG).

Selain untuk ramah tamah dan silaturahmi, kesempatan ini juga dipergunakannya untuk menyampaikan sejumlah pencapaian pembangunan yang saat ini sedang dan telah dilakukan bersama dengan Wakil Gubernur Idris Rahim.

Sebagai daerah berkembang, kata Rusli di Jakarta, Minggu, ia tetap fokus membangun Gorontalo dengan empat program unggulan yakni pendidikan gratis, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

Menurut dia, empat program unggulan ini sudah mengakomodir semua permasalahan daerah dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Ia menjelaskan, Provinsi Gorontalo sejak dulu dikenal memiliki kapasitas intelektual yang tinggi. Hal itu terbukti dengan banyaknya tokoh-tokoh nasional dari Gorontalo seperti Jhon Aryo Katili, Masoer Pateda, HB Jassin, serta BJ Habibie.

"Selain itu, kita tahu bersama bahwa Gorontalo tidak memiliki SDA yang melimpah seperti di Kalimantan, Papua untuk meningkatkan PAD. Sehingga satu satunya jalan yaitu dengan meningkatkan SDM agar kita bisa bersaing dengan daerah lain," ucapnya.

Demikian pula halnya dengan kesehatan gratis, lanjutnya, dimana warga Gorontalo saat ini masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan serta susah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa mengeluarkan uang.

Berdasarkan pertimbangan itulah, maka program itu digulirkan dengan harapan masyarakat bisa lebih fokus untuk mencari nafkah untuk kebutuhan harian tanpa harus dibebani dengan masalah kesehatan.
Ketiga yaitu infrastruktur, baik itu jalan, bandara dan pelabuhan laut. Termasuk sekarang membangun bandungan dan irigasi Randangan yang mendapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp300 miliar dan diharapkan bisa mencetak 10 ribu hektar sawah baru, ujar Gubernur.

Terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, Rusli banyak memaparkan soal berbagai program ekonomi melalui koperasi dan UMKM serta peningkatan produktivitas pertanian.

Menurut dia, saat ini sektor pertanian, termasuk perkebunan, perikanan dan peternakan tetap menjadi modal Gorontalo.

"Saya berharap jutaan masyarakat Gorontalo yang ada di perantauan bisa ambil bagian dalam membangun daerah," ucapnya. F.C. Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026