Logo Header Antaranews Makassar

Donor Darah Tupperware Serentak di 23 Kota

Sabtu, 16 Agustus 2014 17:59 WIB
Image Print
"Filosofi dan spirit Tupperware selalu diiringi dengan semangat `caring and sharing` untuk menularkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas pada sesama dengan dasar itulah kita rutin menyelenggarakan kegiatan sosial seperti donor darah ini," ujar P

Makassar (ANTARA Sulsel) - Salah satu perusahaan penyedia peralatan rumah tangga, Tupperware menggelar kegiatan sosial berupa donor darah yang dilaksanakan secara serentak di 23 kota di Indonesia.

"Filosofi dan spirit Tupperware selalu diiringi dengan semangat `caring and sharing` untuk menularkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas pada sesama dengan dasar itulah kita rutin menyelenggarakan kegiatan sosial seperti donor darah ini," ujar Publik Relation and Communication Manager Tupperware Indonesia, Umayanti Utami di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan, kegiatan donor darah yang diselenggarakannya selama tujuh tahun ini dianggapnya sebagai kesuksesan karena di semua kota yang di tempati untuk menyelenggarakan donor darah ini berhasil meraih target darah yang dibutuhkan PMI.

Target darah dari setiap kota itu disesuaikan dengan jumlah penduduknya dimana kota yang terbilang cukup padat, ditargetkan bisa mengumpulkan banyak darah.

Beberapa daerah di Indonesia, seperti Makassar ditarget bisa terkumpul sebanyak 400 hingga 600 kantong darah dan umumnya, daerah-daerah lainnya juga hanya menargetkan jumlah tersebut.

"Donor darah kita gelar serentak di 23 kota dan kita target bisa terkumpul minimal 15 ribu kantong darah, apalagi kalau bisa dua kali dari jumlah itu. Tahun lalu saja pendonor yang berpartisipasi itu 20 ribu orang dan tahun ini ada peningkatan sekitar 25 ribu orang," katanya.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar, Syamsu Rizal menyatakan, kebutuhan akan darah di Makassar masih bisa tercukupi hingga enam hari kedepan.

Meskipun darah di Makassar masih bisa memenuhi kebutuhan warga yang membutuhkan untuk transfusi itu, tetapi darah-darah yang ada di Bank Darah PMI Makassar terkadang juga didistribusi ke seluruh daerah di Indonesia ini.

"Standar WHO itu, darah harus tersedia di PMI hingga empat hari kedepan dan Alhamdulillah, kita di PMI Makassar dengan semua peralatan yang dimiliki serta pendinginnya dapat menampung lebih banyak darah hingga enam hari kedepan," katanya.

Syamsu Rizal yang juga Wakil Wali Kota Makassar itu menuturkan bahwa Indonesia melalui Palang Merah Indonesia (PMI) menargetkan setidaknya 2,5 persen dari seluruh total rakyat Indonesia bisa menyumbangkan darahnya.

Dari angka 2,5 persen itu juga, penduduk Makassar juga diharapkan bisa berkontribusi dan jika perlu dari total penduduk yang lebih dari 1,5 juta jiwa ini setidaknya bisa terkumpul hingga lima persen pendonor karena kebutuhan darah di Indonesia semakin hari semakin banyak.

"2,5 persen itu target PMI pusat dan kalau kita mau rata-ratakan, berarti setiap daerah bisa memenuhinya. Kita di Makassar juga menargetkan lebih dari itu kalau perlu," jelasnya. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026