
Caleg Terpilih PAN Tantang Bupati Pangkep

"Saya sudah siap maju dan partai juga mendukung saya untuk maju di pilkada. Kalau ada peluang dan rakyat menginginkannya, maka saya pasti akan maju," katanya di Makassar, Kamis.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Calon legislatif terpilih DPRD Sulsel dari Partai Amanat Nasional (PAN) Sangkala Taipe akan meramaikan bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pangkep dan siap menantang petahana (incumbent) Syamsuddin Hamid.
"Saya sudah siap maju dan partai juga mendukung saya untuk maju di pilkada. Kalau ada peluang dan rakyat menginginkannya, maka saya pasti akan maju," katanya di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan, dukungan dari partainya untuk maju di Pilkada 2015 itu menyusul raihan suara yang signifikan, apalagi dengan menumbangkan dua caleg "incumbent" DPRD Sulsel dari partainya sendiri.
Caleg "incumbent" yang ditumbangkannya dalam pemilihan legislatif pada bulan April lalu itu yakni Ilham Burhanuddin dan Irfan AB. Keduanya kalah bersaing dengan pendatang baru Sangkala Taipe.
"Dukungan masyarakat Kabupaten Pangkep yang membuat saya optimis bisa menghadapi Pilkada 2015 tahun depan. Apalagi partai juga sudah memberikan lampu hijau untuk saya bertarung di pilkada," katanya.
Sangkala menyebutkan, Bupati Incumbent yang juga Ketua DPD II Partai Golkar, Syamsuddin Hamid sudah lebih dulu mengumumkan akan kembali maju pada pilkada 2015.
Itu juga yang akan menjadi alasan dirinya untuk menantang calon petahana itu, apalagi suaranya yang signifikan besar pada pileg beberapa lalu dengan hanya masa kerja atau kampanye kurang dari tiga bulan bisa mengantarkannya ke kursi DPRD Sulsel.
"Alhamdulillah, dukungan masyarakat Pangkep itu besar. Saya mendapat suara yang cukup signifikan dan saya hanya bekerja tiga bulan, terpilih. Tentunya waktu untuk Pilkada Pangkep pasti lebih panjang dan kerja-kerja politik pasti semakin matang. Makanya saya siap maju sebagai 01 di Pilkada Pangkep," tegasnya lagi.
Menurut dia, peta politik sangat memungkin PAN mengusung kadernya di Pangkep jika pemilihan kepala daerah itu tetap dilaksanakan dengan cara Pilkada langsung.
Namun jika Rancangan Undang Undang Pilkada ini disahkan oleh DPR-RI dan akhirnya dipilih melalui DPRD, maka dirinya akan kembali menghitung ulang kekuatannya jika ada perubahan aturan.
"PAN sudah komitmen memprioritaskan mengusung kadernya kalau memang berkompeten. Namun, jika ada pengesahan UU Pilkada melalui DPR, ia mengaku akan menghitung ulang kekuatannya karena PAN cuma meraih dua kursi," terangnya.
Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi mengatakan, dari 11 daerah di Sulsel, Kabupaten Pangkep memang menjadi salah satu wilayah yang cukup diandalkan partainya.
Dia menyebut kalau Sangkala menjadi kadernya yang cukup potensial akan memenangkan Pilkada, itu jika sistem pemilihan nanti tetap menggunakan sistem pemilihan langsung atau pilihan rakyat.
"Jadi dengan dorongan masyarakat di Pangkep, tentunya partai akan mempertimbangkan Sangkala Taipe ikut bertarung di daerah tersebut, apalagi investasi politiknya cukup mumpuni," ucapnya.
Sebelumnya, keterpilihan Sangkala di DPRD Sulsel cukup mengejutkan karena hanya dalam beberapa hasil riset lembaga survei namanya sama sekali tidak terekam dalam survei. Namun hasil pemilu memutuskan kalau Sangkala meraih 2.970 suara dan mengalahkan Ilham Burhanuddin serta Irfan AB. S Muryono
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
