
Pemkab Maros Idul Adha Sabtu Berpedoman Wukuf

"Kita merayakan Idul Adha pada Sabtu (4/10) dipusatkan di Lapangan Pallantikang Maros," kata Bupati Maros HM Hatta Rahman menanggapi perayaan Idul Adha di daerah itu, Jumat.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menetapkan Hari Raya Idul Adha pada Sabtu (4/10) dengan berpedoman waktu wukuf di Arafah, Arab Saudi.
"Kita merayakan Idul Adha pada Sabtu (4/10) dipusatkan di Lapangan Pallantikang Maros," kata Bupati Maros HM Hatta Rahman menanggapi perayaan Idul Adha di daerah itu, Jumat.
Keputusan tersebut, diakui berbeda dengan hari Idul Adha yang ditetapkan pemerintah pusat pada Minggu (5/10).
Menurut Hatta, keputusan itu diambil setelah melakukan kajian dengan Kepala Kementerian Agama Maros dan tokoh masyarakat setempat.
"Hasilnya, kami akan melaksanakan shalat Idul Adha pada Sabtu sesuai dengan waktu wukuf di Arab Saudi yakni pada Jumat (3/10)," katanya.
Dia menambahkan, bumi yang dipijak warga Arab Saudi sama dengan bumi yang dipijak warga Maros. Perbedaan waktu antara Arab Saudi dan Maros hanya terpaut lima jam, jadi tidak ada alasan untuk berbeda dengan Arab Saudi.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Maros Syamsuddin mengakui siap mengikuti jadwal salat Idul Adha yang ditetapkan Pemkab Maros.
"Kalau pemda Idul Adha hari Sabtu, kami siap mengikuti. Kalau pemeritah `waladhoalin` (dengan nama Allah, red), kami akan mengaminkan," ujarnya.
Dia mengatakan, secara pribadi juga cenderung memilih lebaran pada hari Sabtu. Namun pernyataan pribadi itu diminta jangan dikaitkan dengan jabatannya sebagai kemenag.
Kepada masyarakat, dia minta untuk melaksanakan shalat Idul Adha sesuai dengan keyakinan masing-masing.
"Terserah masyarakat Maros, mau memilih ikut ke pemkab atau pemerintah pusat," ujarnya.
Hatta pun menambahkan, Pemkab Maros akan berkurban sekitar 60 ternak sapi yang akan dibagikan pada warga miskin di daerah setempat. Pemotongan kurban juga akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang, seusai melaksanakan salat Idul Adha.
Berdasarkan informasi yang diterima dari Siskohat diketahui, Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin dan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. M. Gazali Suyuti juga melaksanakan salat Idul Adha pada hari Sabtu (4/10) di Arab Saudi. T Susilo
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
