
Makassar-Bali Bersaing Gelar Grand Prix 2015

"Pelaksanaan kejuaraan grand prix gold memang selama ini hanya berkutat di Pulau Jawa dan Sumatera. Makanya untuk pelaksanaan 2015 nanti direncanakan bisa digelar di bagian timur Indonesia yakni Makassar atau Bali," jelasnya.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Makassar dan Bali bersaing menjadi penyelenggara kejuaraan bulu tangkis internasional Indonesia Masters Grand Prix Gold 2015.
Wakil Ketua PBSI Sulsel Atman Amir di Makassar, Sulsel, Senin, mengatakan, PBSI memang telah mempertimbangkan kedua daerah ini untuk menjadi tuan rumah dan Makassar optimistis mendapat kepercayaan dari pengurus pusat untuk pelaksanaan 2015.
"Pelaksanaan kejuaraan grand prix gold memang selama ini hanya berkutat di Pulau Jawa dan Sumatera. Makanya untuk pelaksanaan 2015 nanti direncanakan bisa digelar di bagian timur Indonesia yakni Makassar atau Bali," jelasnya.
Untuk penentuan tuan rumah, kata dia, PP PBSI sudah melalukan kunjungan ke venua yang rencananya menjadi tempat pelaksanaan yakni GOR Sudiang Makassar.
Dalam kunjungannya tersebut, tim peninjau mengaku jika GOR Sudiang Makassar sudah memenuhi standar. Hanya saja tetap memberikan catatan agar GOR tersebut bisa lebih dipoles dan dipercantik.
Menurut dia, peluang Makassar sebagai tuan rumah cukup terbuka. Sebab Makassar dari segi sarana dan prasarana juga cukup mendukung seperti keberadaan venue yang presentatif, hotel serta rumah sakit juga cukup mendukung.
Selain dukungan sarana dan prasarana, lanjut dia, pihaknya juga memiliki pengalaman menggelar sejumlah kejuaraan baik regional dan nasional.
"Hasil tinjauan PP PBSI rencananya diumumkan pada Desember 2014. Kami tentu optimistis bisa bersaing sekaligus terpilih menjadi penyelenggara. Apalagi kita juga memiliki sarana dan prasarana yang cukup lengkap," katanya.
Ketua Umum PBSI Sulawesi Selatan Devo Khaddafi, mengatakan pihaknya terus berusaha semaksimal-mungkin agar terpilih sebagai tuan rumah GP Gold. Jika bisa terpilih sebagai tuan rumah tentu merupakan sejarah bulu tangkis provinsi.
Dalam setahun terakhir, pihaknya aktif menyelenggarakan kompetisi lokal, regional dan nasional. Diantaranya, kejuaraan provinsi di Gowa dan Makassar, Pra-Porda di Pangkep dan Porda di Bantaeng (kompetisi lokal), kejuaraan badminton putri lingkup Indonesia Timur di Gowa dan kejuaraan wilayah di Makassar (kompetisi regional).
Selanjutnya menggelar kompetisi nasional meliputi Sinar Dunia Cup dan Sirkuit Nasional di Makassar. Devo berharap dengan banyaknya kompetisi bakal lahir atlet andal. J Suswanto
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
