
Waria dan PSK Sulbar Sosialisasi Aids

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Komunitas waria dan Pekerja Seks Komersil (PSK) di Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, mensosialisasikan bahaya penyakit Aids.
Sosialisasi tersebut dilakukan para komunitas waria dan PSK ini pada salah satu kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rankerda) Komisi Penanggulangan Aids di Mamuju, Sulbar, Selasa.
Salah seorang Waria, Paloman dalam sosialisasinya mengatakan, penyakit AIDS salah satu jenis virus yang beresiko tinggi terhadap kesehatan manusia.
"Saya ingatkan, khususnya para generasi muda agar tetap waspada terhadap virus AIDS karena akibatnya dapat menimbulkan kematian," kata Paloman.
Menurut dia, dampak yang ditimbulkan HIV dan AIDS sungguh sangat berat, karena sindrom tersebut telah menyebabkan kenaikan yang luar biasa dari angka pesakitan dan kematian diantara kelompok usia produktif yang dapat berdampak buruk terhadap sosial ekonomi.
Untuk itu, perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.
"Kita butuh secara berkesinambungan melakukan sosialisasi di semua daerah, khususnya di Sulbar, sehingga para generasi muda dapat memahami dan mengetahui langkah-langkah penanggulangan penyakit mematikan itu," ujarnya.
Ririn, salah seorang PSK mengungkapkan bahwa virus itu berdampak buruk terhadap kesehatan manusia karena dapat menimbulkan kematian yang sia-sia.
"Kita harus mencegah secara dini agar virus itu tidak merebak karena berpotensi besar terhadap kematian," katanya.
Untuk itu, semua pihak dapat secara bersama-sama menyatukan langkah untuk menghindari virus AIDS.
"Meski saya seorang PSK, namun saya tetap peduli terhadap penyakit itu agar dapat dicegah sebelum terjangkit penyakit AIDS," ujarnya.
(T.PSO-104/F003)
