
Mamuju Surplus Beras 39 Ribu Ton

"Mamuju surplus beras sebesar 39 ribu ton dari produksi berasnya setiap tahun mencapai 100 ribu ton dan memiliki luas lahan tanaman padi mencapai 16 ribu hektare, jadi ketersediaan pangan Mamuju tetap aman," katanya.
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami surplus beras sebanyak 39 ribu ton karena tingginya produksi padi dibandingkan kebutuhan masyarakat.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mamuju, Sofyan, di Mamuju, Rabu, mengatakan meskipun kemarau melanda dan merusak tanaman padi di sejumlah wilayah Kabupaten Mamuju, namun persediaan beras untuk masyarakat selalu mencukupi.
Ia mengatakan, Mamuju mengalami surplus beras mencapai 39 ribu ton dan surplus itu membuat masyarakat mampu terpenuhi kebutuhan berasnya hingga 11 bulan ke depan.
"Mamuju surplus beras sebesar 39 ribu ton dari produksi berasnya setiap tahun mencapai 100 ribu ton dan memiliki luas lahan tanaman padi mencapai 16 ribu hektare, jadi ketersediaan pangan Mamuju tetap aman," katanya.
Oleh karena itu ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir persediaan beras karena sangat mencukupi. Beras tersebut terdapat di gudang Bulog, di pasaran maupun di pedagang beras serta di masyarakat.
"Mamuju telah swasembada dengan surplus beras itu. Meskipun 90 persen sawah di Mamuju bersifat tadah hujan namun akan tetap berproduksi memenuhi kebutuhan masyarakat berkat antisipasi peningkatan produktivitas padi yang dilakukan di Mamuju.
Menurut dia, sejumlah kecamatan di Mamuju telah menjadi sentra produksi beras di antaranya kecamatan Tapalang, Tapalang Barat, Kalukku, Tommo, Sampaga, dan Papalang, dengan produktivitas mencapai 5,2 ton perhektare. I Sulistyo
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
