Logo Header Antaranews Makassar

Beregu Putri Gagal Tampil di Popnas 2015

Rabu, 15 Oktober 2014 21:19 WIB
Image Print
"Kita hanya meraih medali perunggu dan gagal tampil di Popnas 2015. Bulu tangkis Popwil hanya memperebutkan dua tiket untuk peringkat satu dan dua," kata Humas Dispora Sulsel, Jabal Noer, saat dihubungi dari Makassar.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim bulu tangkis Beregu putri Sulawesi Selatan dipastikan gagal tampil di Popnas 2015 setelah kalah dari tim Kaltim dengan skor 1-2 pada semifinal Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) IV di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu.

"Kita hanya meraih medali perunggu dan gagal tampil di Popnas 2015. Bulu tangkis Popwil hanya memperebutkan dua tiket untuk peringkat satu dan dua," kata Humas Dispora Sulsel, Jabal Noer, saat dihubungi dari Makassar.

Kegagalan ini sekaligus mengulangi hasil buruk yang diraih beregu Sulsel pada Popwil 2012 di Makassar. Tim beregu Sulsel juga gagal karena kalah dari Nusa Tenggara Barat yang justru kualitasnya dinilai di bawah Sulsel.

Kegagalan ini membuat Sulsel hanya berharap pada nomor perorangan dan ganda putra-putri yang baru akan menjalani pertandingan kedepan.

Pada pelaksanaan Popwil 2012, Sulsel merebut lima tiket Popnas 2013 yang masing-masing dipersembahkan Liska Ayu dan Sarifah (tunggal putri), Uznul, Renaldi (tunggal putra), serta Nurul Azizah dan Rezky Widiastuti yang berlaga di nomor ganda putri.

"Beregu Sulsel yang diperkuat Desti Yulia, Liska Ayu Ningsih, Rezky Widiyanto R dan Nurul Azizah, gagal membuktikan kualitasnya pada Popwil 2014," katanya.

Tim Media Sulsel, Arizal Alamsyah mengatakan, selain bulu tangkis, Sulsel juga gagal merebut tiket Popnas 2015 dari cabang sepak bola. Sulsel harus pasrah tidak berlaga di ajang tertinggi olah raga pelajar tersebut setelah dikalahkan Sulbar dengan skor 1-2 dalam perebutan posisi ketiga.

Cabang sepak bola Popwil memang menyediakan tiga tiket Popnas 2013. Sedangkan beberapa cabang lain seperti pencak silat, sepak takraw, bulutangkis, atau tenis lapangan hanya tersedia bagi peringkat pertama dan kedua.

Hasil yang diraih tim sepak takraw Sulsel tentu berbeda dengan pelaksanaan Popwil 2012 di Makassar. Tim sepak bola Sulsel yang ketika itu tampil sebagai tuan rumah berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kaltim di babak final dengan skor 2-1.

"Tim Sulsel gagal mengulang pencapaian di Popwil 2012. Kegagalan ini tentu tidak sesuai perkiraan awal. Apalagi tim Sulsel sudah membuktikan kualitasnya dengan menjadi finalis Piala Soeratin zona Sulsel," ujarnya. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026