Logo Header Antaranews Makassar

430 tewas, lebih 3.500 terluka di Iran akibat serangan Israel

Sabtu, 21 Juni 2025 21:16 WIB
Image Print
Foto yang diabadikan pada 19 Juni 2025 ini menunjukkan bangunan Pusat Medis Soroka yang rusak di Be'er Sheva, Israel selatan. Rudal yang diluncurkan oleh Iran mengenaik Pusat Medis Soroka, sebuah rumah sakit besar di Israel selatan. Iran mengklaim bahwa rudal tersebut ditujukan ke markas-markas militer dan intelijen yang letaknya berdekatan. ANTARA/Xinhua/JINI/Marc Israel Sellem

Ankara (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Iran, Sabtu, mengumumkan jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel meningkat menjadi 430, dengan lebih dari 3.500 warga sipil terluka sejak dimulainya serangan pada 13 Juni.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi dalam siaran pers Kementerian Kesehatan Iran yang dikutip oleh media lokal.

Serangan Israel telah menargetkan berbagai lokasi, termasuk depot rudal, fasilitas nuklir dan daerah pemukiman di Teheran, Isfahan, Qom, Khorramabad, dan kota-kota lainnya.

Di antara target yang dilaporkan adalah lokasi nuklir di Isfahan, yang menurut otoritas Iran dari mengalami kebocoran berbahaya.

Sementara itu, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia melaporkan pada Kamis (19/6) bahwa hingga 639 orang telah tewas dan lebih dari 1.300 orang terluka dalam serangan Israel.

Iran telah membalas dengan serangan pesawat nirawak dan rudal terkoordinasi di wilayah Israel.

Di pihak Israel, setidaknya 25 orang telah tewas dan lebih dari 2.500 orang terluka dalam serangan Iran, menurut angka yang dirilis oleh otoritas Israel.

Sumber; Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 430 tewas, lebih dari 3.500 terluka di Iran akibat serangan Israel



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026