Logo Header Antaranews Makassar

PT KIMA tanam 2.000 bibit mangrove di Ekowisata Lantebung peringati Hari Mangrove Sedunia

Senin, 28 Juli 2025 11:34 WIB
Image Print
Perwakilan PT KIMA dan DLH Kota Makassar usai melakukan penanaman bibit mangrove secara simbolis di kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Jumat (25/7/2025). (ANTARA/dok)

Makassar (ANTARA) - PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) mempertegas komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menanam 2.000 bibit mangrove di kawasan Ekowisata Lantebung, Kota Makassar, sebagai bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia pada Jumat (25/7).

Aksi ini menjadi bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT KIMA yang bertujuan melestarikan ekosistem pesisir sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat setempat.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi strategis bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Penanaman bibit secara simbolis dilakukan oleh Direktur Keuangan dan Pengembangan Bisnis PT KIMA RB. Alexander Chandra Irawan, didampingi oleh Pjs. Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan, Kartini AS. Turut hadir mendukung kegiatan ini yakni Kepala Bidang Keanekaragaman Hayati DLH Kota Makassar Taufiq Djabbar ST, MT.

Perwakilan PT KIMA dan DLH Kota Makassar melakukan penanaman bibit mangrove secara simbolis di kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Jumat (25/7/2025). (ANTARA/dok)

Selain aksi tanam mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan sesi sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Yayasan MAERO dan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Masyarakat Lantebung pun ikut terlibat langsung dan menyambut kegiatan ini dengan antusias.

PT KIMA berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum peringatan, tetapi juga langkah berkelanjutan dalam pelestarian kawasan pesisir,

peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya masa depan industri yang lebih hijau, inklusif dan berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026