Logo Header Antaranews Makassar

SAR Gabungan cari pemuda tenggelam di Sungai Mangampa Maros

Senin, 11 Agustus 2025 20:57 WIB
Image Print
Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian korban bernama Muhammad Aril yang dinyatakan tenggelam pada Minggu 10 Agustus 2025 saat berwisata di Air Terjun Sungai Mangngampa, Desa Bonto Samba, Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (11/8/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar.

Makassar (ANTARA) - Tim SAR Gabungan masih mencari seorang pemuda asal Kota Makassar bernama Muhammad Aril (22) yang dilaporkan tenggelam pada Minggu (10/8) saat berwisata di Air Terjun Sungai Mangngampa, Desa Bonto Samba, Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Pencarian hari kedua ini, Tim SAR gabungan sementara melakukan pencarian terhadap korban dengan membagi tiga SRU (Search Rescue Unit)," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar Andi Sultan saat dikonfirmasi, Senin.

Pencarian korban tersebut telah dibagi tim. SRU pertama melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman dengan visibilitas tiga meter dan kedalaman empat meter, SRU kedua melakukan pencarian dengan perahu karet menyusuri sungai.

Sedangkan SRU ketiga melakukan pencarian secara infantri atau berjalan kaki menyisir bagian kiri dan bagian kanan sungai sejauh empat kilometer dari lokasi kejadian korban.

Korban diketahui tenggelam setelah bermain air Bersama empat rekannya sedang rekreasi di Air Terjun Mangngampa, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros. Saat dilaporkan dari rekan korban, ia melompat lalu terpeleset jatuh ke air hingga terbawa arus.

Korban merupakan warga Perumahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dan bekerja di salah satu jaringan waralaba toko kelontong. Bersama empat rekannya memilih tempat tersebut untuk berwisata pada Minggu kemarin.

Sejauh ini, tim penyelam maupun tim penyelamat belum menemukan korban pada hari kedua pencarian usai kejadian naas tersebut.

Atas musibah itu, Andi Sultan memperingatkan warga yang melakukan aktifitas di air untuk berhati-hati dalam berkegiatan, mengingat cuaca di Sulawesi Selatan tidak menentu, kadang hujan deras hingga panas menyengat.

"Buat teman-teman yang sering melakukan rekreasi di tempat tersebut, agar berhati-hati karena cuaca kurang bersahabat, dan semoga pencarian hari ini dapat membuahkan hasil," paparnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026