
Pemerhati : Perlu Kepedulian Bagi Kaum Odha

"Saat ini para kader di Pare-pare memiliki kesadaran dan jiwa sosial yang tinggi, namun kepedulianlah yang sangat berperan besar bagi ODHA," kata Rendy di Makassar, Jumat.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Koordinator LSM SSR YLP2EM Pare-pare Rendy Idris mengatakan untuk menjadi kader relawan bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dibutuhkan kepedulian yang besar.
"Saat ini para kader di Pare-pare memiliki kesadaran dan jiwa sosial yang tinggi, namun kepedulianlah yang sangat berperan besar bagi ODHA," kata Rendy di Makassar, Jumat.
Menurut Rendy, kepedulian yang lahir dari kesadaran karena fakta bahwa mereka pun memilki peluang untuk terinfeksi menjadikan para kader ini lebih giat bekerja dan membimbing ODHA.
Dengan merujuk pada fakat adanya ibu rumah tangga dan anak-anak yang terinfeksi HIV dan AIDS, membuka pemahaman para ibu rumah tangga di Pare-pare yang ssat ini berjumblah 220 kader.
Melalui diskusi yang mengangkat topik Peran Kader Masyarakat Dalam Pencegahan Penularan HIV Dan AIDS dengan ikut dihadiri oleh beberapa LSM yang menangani kaum ODHA, Rendy mengatakan untuk setiap kader yang ada bertugas memberi informasi yang sejelas-jelasnya tentang HIV dan AIDS kepada masyarakat dan harus ada keterampilan dalam berkomunikasi
"Untuk menjadi kader tidak hanya sebatas memberi informasi saja namun mereka juga harus memiliki keterampilan dalam memberi konseling dan komunikasi," jelasnya.
Peran kader dalam memberi informasi pun didukung dengan pelatihan sebelum mereka berada di lapangan dan berhadapan langsung dengan masyarakat. Tugas para kader yang tidak mudah untuk mengubah paradigm yang telah berada di masyarakat sehingga mereka terlebih dahulu harus dibekali dengan pelatihan dan pengetahuan yang lebih akan HIV-AIDS.
Pemahaman masyarakat yang salah ini menurut Rendy membuat ODHA tidak hanya bermasalah pada kesehatan fisik saja, namun mereka juga harus mengalami diskriminasi yang mengakibatkan luka batin.
"Kaum ODHA memerlukan dukungan dari semua pihak terlebih lagi pemerintah. Saya harap kedepannya akan ada Perda yang dapat melindungi mereka," ujarnya. Agus Setiawan
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
