Logo Header Antaranews Makassar

PBR Maros Usung Tokoh Muda di Pilkada

Minggu, 26 Juli 2009 15:30 WIB
Image Print

Maros, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Partai Bintang Reformasi (PBR) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengusung calon dari kalangan muda, Nurhasan, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada awal 2010 mendatang.

Wakil Sekretaris PBR Maros, Muhammad Nurjaya di Maros, Minggu, mengatakan, Pilkada Maros makin terasa sengit dengan bermunculannya figur-figur baru, namun pihaknya tetap pada komitmen awal sebab Nurhasan adalah kader PBR.

"Secara internal partai, kita solid untuk memajukan kader sendiri dalam Pilkada, apalagi tidak ada alasan untuk tidak mengusung Nurhasan sebab beliau tokoh muda Maros yang potensial," ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh caleg terpilih PBR untuk DPRD Propinsi Sulsel yang juga tokoh politik dari Maros, Wawan Mattaliu.

Menurutnya, sudah saatnya bagi Maros untuk memberi lagi tempat bagi kepemimpinan orang muda, jika daerah tersebut ingin kemajuan pembangunan yang lebih dinamis.

"Pembangunan Maros ke depan harus lebih dinamis untuk bisa lebih maju, hal itu hanya bisa tercapai bila kepimpinan orang muda diberi tempat di Maros," ujar tokoh muda PBR yang juga ketua Dewan Kesenian Maros tersebut.

Tetapi Nurjaya dan Wawan Mattaliu, buru-buru menyatakan, bahwa PBR pun tetap akan realistis bila dinamika politik di Maros berkehendak lain, termasuk bila harus berkoalisi dan memaksa kandidat mereka hanya sebagai calon wakil bupati.

"Tetapi saat ini kami masih optimis mendorong saudara kami Nurhasan sebagai kosong satu, modal sekitar 21 ribu suara pada pemilu legislatif kemarin yang diraih Nurhasan, cukuplah menjadi starting point untuk meneruskan nawaitu kami," katanya.

Wawan menambahkan, PBR akan melakukan survei elektabilitas Nurhasan di Maros yang dijadikan acuan untuk menentukan langkah politik partai dalam waktu dekat ini.

Yang pastinya, kata dia, merujuk pada hasil pemilu legislatif kemarin, PBR yang meraih tiga kursi di DRPD Maros, harus menggandeng koalisi beberapa partai untuk bisa mengajukan calon Bupati dalam Pilkada yang serentak bersamaan dengan 10 kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan.

"Namun saat ini belum ada tim resmi yang dibentuk. Untuk sementara hanya mesin partai PBR yang bekerja membangun jaringan di akar rumput," katanya.

Sementara itu, KPUD Maros akan mengambil langkah persiapan untuk menyiapkan Pilkada Maros. Setelah, menyelesaikan rekapitulasi Pilpres, KPUD tinggal menunggu petunjuk dari KPU Sulsel untuk menyusun persiapan Pilkada bersama 10 kabupaten lainnya.

"Mungkin awal Agustus, kita akan mulai menyusun semua itu. tapi tiga hari ini KPUD Maros masih istirahat," kata Anggota KPU Maros, Ansar Taufik.

(T.PK-AAT/F003)