Logo Header Antaranews Makassar

Wawali Makassar: Maulid merupakan momentum memperkuat ukhuwah

Kamis, 18 September 2025 20:18 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham pada peringatan Maulid Rasulullah yang digelar oleh BKMT Kota Makassar di Makassar, Kamis (18/09/2025). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ajang memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahim,
sekaligus menumbuhkan semangat perbaikan diri sesuai tuntunan Rasulullah.

“Alhamdulillah, kita kembali dipertemukan dalam suasana penuh berkah ini. Momentum Maulid Nabi SAW bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus merefleksi diri dan menjaga kebersamaan dalam membangun Kota Makassar,” ujar Aliyah Mustika Ilham pada Maulid Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar, Kamis.

Acara ini mengangkat tema “Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Momentum untuk Refleksi dan Perbaikan Diri” dan menghadirkan penceramah kondang Ustadz Nur Maulana.

Aliyah Mustika Ilham yang juga merupakan Ketua BKMT Kota Makassar menyampaikan rasa syukur dapat berkumpul kembali bersama jamaah BKMT se-Kota Makassar.

Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran BKMT dalam pembangunan keagamaan di Makassar.

Ia juga mengungkapkan bahwa janji politiknya bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada Pilkada 2024, yaitu menghidupkan kembali pengajian rutin bulanan akan segera diwujudkan.

Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan di Gedung MGC (Makassar Government Center) yang berlokasi di kawasan Balai Kota.

“Ini adalah bentuk komitmen saya bersama Bapak Wali Kota. Insya Allah, pengajian rutin bulanan akan kembali berjalan dengan melibatkan BKMT dari setiap kecamatan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Aliyah Mustika Ilham juga memastikan tradisi Maulid Pesisir yang sempat terhenti beberapa tahun terakhir akan kembali digelar.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2025 di Kecamatan Ujung Tanah, Pelabuhan Paotere, dengan target kehadiran sekitar 5.000 jamaah.

“Kami tidak ingin sekadar berjanji, tapi ingin menunjukkan bukti nyata. Tradisi Maulid Pesisir akan kita hidupkan kembali karena ini bagian dari identitas religius masyarakat Makassar,” tutupnya.

Dengan kehadiran dan komitmennya, Aliyah Mustika Ilham semakin menegaskan peran pentingnya dalam menjaga dan menghidupkan tradisi keagamaan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui BKMT Kota Makassar.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026